HALO SEMARANG – Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus (UHN-IGB) Sugriwa Denpasar, menjalin kerja sama dengan Dev Sanskriti Vishwavidyalaya, sebuah Universitas di Gayatrikunj – Shantikunj, Haridwar, Uttarakhand, India, untuk mengembangkan pendidikan Yoga.
Menurut Rektor Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus (UHN-IGB) Sugriwa Denpasar, I Gusti Ngurah Sudiana, kunjungan kali ini untuk menyambung silaturahmi pada tingkat Internasional, sekaligus membawa misi kampus Hindu Negeri pertama di Indonesia ini, untuk mewujudkan program menuju World Class University.
“Kita bertandang ke India beberapa waktu lalu, membawa misi kampus menuju World Class University. Astungkara, sambutan baik dari Dev Sanskriti Vishwavidyalaya di Gayatrikunj – Shantikunj, Haridwar, Uttarakhand, India,” kata I Gusti Ngurah Sudiana, di Bali, baru-baru ini.
Dia juga mengungkapkan optimisme bahwa perguruan tinggi yang dia pimpin bisa segera meraih World Class University/
“Selaku Rektor UHN, saya optimistis langkah dan semangat semua civitas academika, World Class University segera diraih,” kata I Gusti Ngurah Sudiana, seperti dirilis kemenag.go.id.
I Gusti Ngurah Sudiana menyampaikan bahwa jalinan kerja sama UHN-IGB Sugriwa dengan Dev Sanskriti Vishwavidyalaya tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU), yang ditandatangani kedua Rektor, terkait kemitraan dan kolaborasi pengembangan pendidikan Yoga, penelitian, dan pengabdian kepada Masyarakat.
“Poin-poin utama dari kesepakatan ini meliputi tiga hal,” kata I Gusti Ngurah Sudiana.
Point pertama, lanjut I Gusti Ngurah Sudiana, adalah peningkatan Pendidikan Yoga. Kedua Universitas ini akan meningkatkan kualitas pendidikan Yoga, melalui program pertukaran Dosen dan Mahasiswa, kursus bersama, dan lokakarya kolaboratif.
Dengan mengembangkan kurikulum inovatif, metodologi pengajaran, dan program sertifikasi yang mempertahankan standar tinggi dalam praktik Yoga tradisional dan kontemporer.
Poin kedua adalah mendorong penelitian di bidang Ilmu Yoga dengan menggabungkan sumber daya dan keahlian masing-masing.
Kesepakatannya, kedua universitas akan memfasilitasi proyek penelitian interdisipliner.
Proyek-proyek penelitian misalnya akan mengeksplorasi aspek ilmiah Yoga, dampaknya pada kesehatan fisik dan mental, serta aplikasinya dalam pengobatan terapi.
Dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan di bidang ilmu Yoga dan mempromosikan praktik berbasis bukti.
Lalu, poin ketiga, adalah kedua Universitas harus terlibat dalam pengabdian kepada Masyarakat sebagai pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Dengan pemahaman yang sama dari kedua Universitas, melihat kekuatan transformasional Yoga, nantinya dapat mempromosikan kesehatan holistik dan kesejahteraan.
Bahkan, dengan komitmen pada inisiatif pelayanan masyarakat diharapkan Yoga dapat diakses oleh semua golongan.
“Program ini nantinya mencakup penyuluhan di sekolah-sekolah, fasilitas kesehatan, komunitas yang kurang terlayani, dan pengembangan pusat Yoga ditengah-tengah Masyarakat,” jelas I Gusti Ngurah Sudiana.
I Gusti Ngurah Sudiana meyakini bahwa kolaborasi kedua Universitas ini dapat menciptakan sinergi positif dalam membangun komunitas pendidikan Hindu yang lebih sehat dan tangguh.
“Semoga upaya-upaya pengembangan UHN-IGB Sugriwa dapat berjalan baik dan lancar,” tegas I Gusti Ngurah Sudiana. (HS-08)