HALO SEMARANG – Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Semarang, Arnaz Agung Adrarasmara, ingin Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bisa lebih memihak atau pro terhadap kaum disabilitas. Terutama terkait pemberian akses yang lebih banyak bagi mereka serta mendapatkan tempat dan ruang gerak di tempat-tempat publik seperti di Kawasan Kota Lama.
Menurut Arnaz, sapaan akrabnya, bahwa akses bagi kaum disabilitas di Kota Semarang masih perlu diperbanyak lagi. Hal itu agar semua warga bisa menikmati hasil-hasil pembangunan di kotanya.
“Kalau semua ikut memiliki dan menikmati, tentunya diharapkan akhirnya mereka akan ikut menjaga dan merawat fasilitas yang sudah dibangun. Ini bukan pekerjaan sulit, hanya butuh aware saja dari kebijakan Pemerintah Kota Semarang, yang memihak kaum disabilitas,” paparnya, Kamis (13/6/2024).
Menurut Arnaz, bila perlu para pengusaha di Ibukota Jawa Tengah ini, mulai dari pengelola pusat perbelanjaan hingga tempat-tempat usaha lainnya, juga diimbau agar mulai bisa ramah kepada disabilitas.
“Misalnya semua mal, alfamart, untuk mengikuti kebijakan ini. Kalau tidak ramah disabilitas, bisa saja ijin usahanya dievaluasi. Mereka diberikan waktu beberapa bulan untuk bisa memberikan tempat atau akses bagi disabilitas,” katanya.
Bagi para pelaku usaha yang ingin membuka usaha atau mengurus perijinan baru, lanjut Arnaz, juga harus disyaratkan ramah terhadap disabiltas tersebut.
“Juga harus ramah terhadap disabilitas maupun lansia. Bisa mengakses sejumlah fasilitas yang diberikan dengan baik,” tegasnya.
“Bagaimanapun, akses kepada disabilitas merupakan upaya dari kita untuk membantu memberikan akses bagi semua warga, agar bisa menikmati fasilitas seperti pelayanan pendidikan, transportasi, dan lainnya, terutama bagi disabilitas agar lebih massif lagi,” pungkas Arnaz. (HS-06)