in

Enam Keluarga di Sukorejo Terdampak Kebakaran, Pemkab Kendal Berikan Bantuan

Sisa-sisa kebakaran yang terjadi di Dusun Genting RT 6 RW 1 Desa Gentinggunung, Kecamatan Sukorejo, Kendal.

HALO KENDAL – Kebakaran yang menimpa enam rumah milik warga di Desa Gentinggunung, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Jumat (7/6), membuat Pemkab Kendal menyalurkan bantuan untuk warga yang terdampak, Senin (10/6/2024).

Adapun warga yang menjadi korban kebakaran yaitu Muhani (50), Fauzan (65), Iskandar (30), Muaziz (45), Fahrudin (45) dan Slamet Surame (55).

Menurut penuturan Kepala Desa Gentinggunung, Rudi Darmawan, kebakaran yang dialami enam rumah warga di Dusun Genting RT 06 RW 01 terjadi pada Jumat (7/6) sekira pukul 10.00 WIB.

Dijelaskan, terjadinya kebakaran diduga berawal dari rumah Muhani, seorang petani, akibat dari api yang ada di tungku dapur belum mati sepenuhnya.

“Penyebab kebakaran itu dari pawon kalau orang sini bilang, jadi tungku itu belum mati sepenuhnya dan ditinggal ke sawah. Tau-tau warga pulang rumahnya sudah terbakar dan rata dengan tanah,” jelas Kades.

Menurut Rudi, kerugian yang diderita enam warga mencapai Rp 350 juta. Untuk sementara para korban tinggal di tempat sanak saudara.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kendal dan kepada seluruh donatur yang telah membantu warga kami. Harapan kami, warga yang menjadi korban kebakaran bisa dibangunkan kembali rumahnya,” harap Kades.

Bantuan yang disalurkan berupa pakaian, kebutuhan sehari-hari, baik makanan maupun minuman, juga obat-obatan.

Sementara itu, Bupati Kendal Dico M Ganinduto yang berada di lokasi mengatakan, selain menyalurkan bantuan, dan meninjau langsung, supaya bisa menjadi bahan evaluasi dalam memberikan sosialisasi maupun edukasi kepada masyarakat untuk siaga apabila terjadi kebakaran.

“Kehadiran saya untuk meninjau dan melihat, yang pertama bisa menjadi bahan evaluasi, agar tidak terjadi hal seperti ini di kemudian hari. Meski yang namanya musibah itu kita tidak tahu, kapan bisa terjadi, tapi kita harus siaga, dan saya harap warga paham, karena ini terjadi juga akibat kelalaian,” ujarnya.

Dico menyebut, telah berdiskusi dengan kepala desa dan camat, untuk menilai berapa kebutuhan yang diperlukan untuk membangun kembali rumah warga yang terbakar.

“Kekuatan negara kita itu kan gotong royong. Nah saya lihat gotong royongnya sudah sangat luar biasa, masyarakat dari berbagi elemen sudah memberikan bantuan support, tinggal kami dari pemerintah hadir untuk menyelesaikan sisanya,” ujar Bupati. (HS-06)

 

Disdik Kota Semarang Buka Pendaftaran PPDB Pada 18 Juni, Ini Kuotanya

Upaya Pilkada Kondusif, IJTI Jateng Gelar Diskusi Soal Peran Jurnalis