“Patroli Air sering kami lakukan di Wilayah Sungai Brantas, namun kali ini kami mencoba susur sungai di Bengawan Solo sisi hulu dari outlet Bendungan Wonogiri hingga pertemuan Kali Bengawan Solo dan Kali Madiun di Jawa Timur,” ujar Pgs. Direktur Utama sekaligus Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi, Senin (10/6/2024).
Ia menjelaskan, patroli air dikerjasamakan dengan BBWS Bengawan Solo serta Tim SAR Majelis Tafsir Al Qur’an Surakarta. Pada kegiatan susur sungai, ketiga instansi tersebut menugaskan pelaksana survei perwakilan masing-masing instansi untuk melaksanakan kegiatan patroli air.
Kegiatan patroli air itu, kata dia, telah berhasil memetakan serta menginventarisasi area Bengawan Solo Hulu.
“Kegiatan ini rutin dilakukan oleh PJT I sebagai bentuk upaya menjalankan penugasan sesuai amanat pemerintah untuk melakukan kegiatan pemantauan,” ucap Milfan.
Dari patroli ini, nanti akan dilaporkan kepada BBWS Bengawan Solo dan Balai PSDA Bengawan Solo. “Kami menjalankan fungsi kami dalam hal pengawasan dengan tentunya meminta keterlibatan stakeholder terkait menjadi bentuk kolaborasi dan sinergitas,” terangnya.
Lebih lanjut Milfan juga menyampaikan bahwa kegiatan patroli air atau susur sungai dilakukan dengan tujuan melakukan pembaruan data lapangan.
“Kami perlu menginventarisasi awal kegiatan monitoring dan pemantauan kondisi badan air, lokasi pengambilan air untuk kegiatan pengusahaan SDA, lokasi aktivitas penyeberangan sungai, pemantauan lokasi rawan pencemaran dan pemantauan kondisi tanggul sungai,” imbuhnya. (HS-06)