in

RSUD Panti Nugroho Purbalingga Tingkatkan Pelayanan Cuci Darah

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi meresmikan ruang pelayanan hemodialisa RSUD Panti Nugroho, Minggu (02/06/24). (Foto : purbalinggakab.go.id)

 

HALO PURBALINGGA – Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengungkapkan harapan agar pelayanan hemodialisa (cuci darah) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panti Nugroho dapat meningkat.

Hal itu disampaikan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi), saat meresmikan ruang pelayanan hemodialisa RSUD Panti Nugroho, Minggu (02/06/24).

Peresmian dilaksanakan bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-52 rumah sakit milik Pemda Purbalingga itu,

“Dengan dibangunnya ruang pelayanan hemodialisa (cuci darah), semoga dapat meningkatkan pelayanan fasilitas kesehatan yang ada di Panti Nugroho sehingga dapat bermanfaat bagi warga masyarakat Kabupaten Purbalingga,” ucap Tiwi, seperti dirilis purbalinggakab.go.id.

Bupati melanjutkan, jika pelayanan cuci darah ini juga dapat melayani pasien pengguna BPJS Kesehatan.

“Tidak hanya pengguna BPJS, tetapi bagi masyarakat tidak mampu yang belum memiliki BPJS juga bisa menikmati pelayanan kesehatan dengan program Universal Health Coverage (UHC),” tambahnya.

Bupati menjelaskan, agar program UHC tepat sasaran maka diperlukan beberapa persyaratan seperti Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau Surat keterangan tidak memiliki KIS dari desa dan surat keterangan rawat inap.

“Hanya dengan dua surat keterang tersebut, bapak-ibu dapat mengurus program UHC di Dinas Kesehatan dalam waktu 24 jam,” jelas Tiwi.

Selain meresmikan ruang pelayanan Hemodialisa, dalam kegiatan HUT RSUD Panti Nugroho yang ke-52 tersebut, Bupati Tiwi juga meresmikan mushola Asyifa.

“RSUD Panti Nugroho ini berbenah, menambah fasilitas yang tidak hanya poliklinik-polikliniknya, akan tetapi juga telah disediakan Mushola Asy-syifa yang tadi baru saya resmikan,” tuturnya.

Senada dengan Bupati Tiwi, Direktur RSUD Panti Nugroho Wahyu Alam Mardika mengatakan jika pembenahan telah dilakukan terbukti dengan adanya penambahan layanan dan peningkatan kelas rumah sakit dari Rumah Sakit Umum Daerah kelas D menjadi Rumah Sakit Umum Daerah kelas C pada tanggal 13 Februari 2024.

“Ini semua pasti karena dukungan dari Ibu Bupati, Pemerintah Kabupaten Purbalingga serta seluruh Stakeholder, semoga hal ini dapat menambah kepercayaan masyarakat Purbalingga atas pelayanan yang kami berikan,” harap Wahyu. (HS-08)

Warganet Apresiasi Ketegasan Bupati Kebumen Dalam Kasus Pemerasan Calon Anggota Satpol PP

Sudah Tangkap Chaowalit, Polri Minta Thailand Tangkap Gembong Narkoba Fredy Pratama