HALO BATANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batang meluncurkan Ganesha, sebagai maskot Pemilihan Bupati (Pilbup) 2024, dengan sebutan Lek Liman, di Jalan Veteran Kabupaten Batang, Minggu (26/5/2024).
Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Batang, Khikmatun, seperti dirilis batangkab.go.id, menerangkan maskot ini sebagai wujud penghormatan terhadap arca Ganesha, yang ditemukan di Desa Silurah.
Ganesha sekaligus menjadi warisan budaya yang menjadi simbol pemilih cerdas.
Menurut Khikmatun, Ganesha memiliki filosofi sebagai Dewa Kecerdasan, yang menginspirasi masyarakat untuk menjalani seluruh proses Pilbup dengan pengetahuan, kecerdasan dan kebijaksanaan, agar terpilih Bupati dan Wabup terbaik.
“Sedangkan Liman dalam bahasa Jawa kuno berarti gajah. Maka sebutan Lek Liman di sini mengandung harapan agar terlaksana Pemilihan yang Aman,” kata dia.
Ketua KPU Batang Susanto Waluyo, menyampaikan, KPU Jawa Tengah memberikan kebebasan dalam menentukan maskot, menyesuaikan kearifan lokal setempat.
“Kami memilih Ganesha karena menjadi kebanggaan masyarakat, agar menginspirasi warga menjadi pemilih cerdas,” terangnya.
Adapun tegline mengusung “Teteg” atau bertekad kuat melaksanakan Pilbup, “Jejeg” atau tegak pada aturan penyelenggaraan Pemilu, dan “Mantep” atau yakin Pilbup berjalan lancar dan diridhai Allah Swt.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki menegaskan dari seluruh prosesi peluncuran tersebut, merupakan upaya untuk mengajak warga untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan Pilbup.
“Tujuannya agar seluruh prosesnya berjalan lancar tidak halangan apapun,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama KPU juga meluncurkan jingle yang berisi ajakan agar warga Batang datang ke TPS menggunakan hak pilihnya.
Serta tahapan selanjutnya, KPU bersama jajaran PPK akan memetakan TPS pada Selasa 28 Mei mendatang.
Lantik PPS
Sementara itu kemarin, KPU Kabupaten Batang juga melantik 774 Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Para PPS ini akan bekerja di 248 Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Batang.
Ketua KPU Batang Susanto Waluyo menekankan, pentingnya kinerja para PPS yang baru saja dilantik.
“Mereka harus langsung berlari karena dalam waktu dekat, kami akan memulai pemetaan Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan membentuk Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP),” katanya, seusai melantik PPS di Hotel Mandarin, Kota Pekalongan, Minggu (26/5/2024).
PPDP merupakan petugas yang akan membantu PPS dalam pemutakhiran data pemilih. Tugas mereka meliputi pencocokan dan penelitian data pemilih (Coklit).
“Hasil dari proses Coklit ini akan menjadi dasar pembentukan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada 2023,” jelasnya.
Menariknya, terkait dengan jumlah TPS, Susanto mengungkapkan bahwa akan ada pengurangan dibanding Pemilu 2024. Pada pemilu sebelumnya, Kabupaten Batang memiliki 2.349 TPS.
“Namun, hasil rapat koordinasi menunjukkan bahwa sekitar 1.200 TPS akan mengalami pengurangan, terutama di wilayah dengan angka pemilih antara 550 hingga 580,” terangnya.
Sementara itu, Pj Sekda Batang Ari Yudianto mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya mewujudkan Pemilihan Umum yang jujur, adil, dan kredibel.
“Keberadaan PPS sangat vital dalam menjamin terlaksananya Pemilihan Umum yang demokratis. Panitia ini merupakan ujung tombak dalam proses penyelenggaraan Pemilihan Umum di tingkat desa/kelurahan,” ujar dia. (HS-08)