HALO SRAGEN – Dalam masa tiga tahun kepemimpinan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Wakil Bupati Sragen, H Suroto, terdapat sejumlah kemajuan, antara lain dalam pembangunan infrastruktur.
Selain itu dalam bidang infrastruktur, 84 persen jalan di perkotaan Kabupaten Sragen sudah lebih baik.
Hal itu diungkapkan Kusdinar Untung Yuni Sukowati, dalam tasyakuran tahun ketiga kepemimpinannya sebagai Bupati Sragen, bersama dan Wakil Bupati Sragen, H Suroto.
Tasyakuran digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sragen, Kamis (23/5/2024), dihadiri oleh perwakilan Forkopimda Sragen, Kepala OPD Kabupaten Sragen, dan para pensiunan pejabat.
Tahun ini juga merupakan tahun terakhir Kusdinar dan Suroto menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati, karena masa jabatan mereka segera berakhir.
Suasana tasyakuran mendadak mengharu biru manakala Bupati Yuni yang saat itu sempat membacakan puisi yang berjudul Memimpin Sragen, membuat mata orang nomor satu di Kabupaten Sragen itu berkaca-kaca.
“Saya menangis karena saya terharu. Terimakasih kepada teman-teman atas kebersamaannya yang sangat luar biasa selama delapan tahun ini khususnya hadirnya ASN purna tugas yang masih menjaga kekompakan,” kata Bupati, seperti dirilis sragenkab.go.id.
Melalui puisinya Bupati mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh jajarannya terutama Wabup Suroto, yang telah dengan sabar mendampinginya semasa masa tugasnya.
Juga kepada DPRD Sragen yang memberikan kritik dan saran, sinergitas Forkopimda Sragen dan tokoh masyarakat.
Dalam kesempatan itu Bupati menyatakan rasa syukurnya karena sebagai perempuan pertama yang diberikan amanah dan dipercaya untuk memimpin di Kabupaten Sragen selama dua periode.
Momentum tiga tahun masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati tidak lepas dari sejumlah capaian prestasi.
Namun begitu ada pula beberapa kekurangan, yang diharapkan dapat diselesaikan oleh pemimpin yang baru, seperti penurunan angka kemiskinan menjadi yang tertinggi dibandingkan angka kemiskinan se-Solo Raya namun penanggulangan kemiskinan ekstrem masih menjadi pekerjaan rumah.
Selain itu dalam bidang infrastruktur, 84% jalan-jalan diperkotaan Kabupaten Sragen sudah lebih baik namun infrastruktur jalan antar desa, jembatan desa masih perlu perbaikan dan bantuan pembiayaan.
Dalam bidang kesehatan pun saat ini sudah menjalani Universal Health Coverage yakni setiap warga masyarakat telah memiliki akses pelayanan Kesehatan melalui BPJS Kesehatan namun masyarakat harus terus didorong berperilaku hidup sehat agar mengurangi beban anggaran BPJS.
Wabup Suroto menyatakan permintaan maaf atas pengurangan masa jabatan kepala daerah yang seharusnya berakhir 2026 namun karena terselenggaranya Pilkada serentak 2024, Ia dan Bupati Yuni legowo masa jabatan akan berakhir pada akhir 2024.
Sementara H Qowam Karim yang merupakan perwakilan dari masyarakat Kabupaten Sragen, mengatakan kepemimpinan Bupati Yuni dan Wabup Suroto menggambarkan masyarakat Sragen yang ayem tenteram, guyub rukun dan bergotong royong serta membawa kemajuan pembangunan bagi Kabupaten Sragen. (HS-08)