HALO KENDAL – Menjadi penceramah dalam acara Pengajian Akbar ‘Tembelang Bersholawat” dalam rangka Halalbihalal Ramaja dan Masyarakat di Dusun Tembelang, Desa Tambahrejo, Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal, Jumat siang (17/5/2024), Ustazah Mumpuni Handayekti mengaku tersanjung atas kehadiran Wakil Bupati Kendal Windu Suko Basuki.
“Jujur terus terang, saya selama mengisi pengajian di Kendal, saya merasa tersanjung dengan kehadiran Wakil Bupati Kendal, Bapak Haji Windu Suko Basuki. Karena saya mendengar beliau selalu hadir di setiap kegiatan pengajian dan memberangkatkan beberapa jemaah untuk umrah. Bahkan saya melihat sendiri, saat mengisi pengajian di Pendopo Kendal,” ungkap Mumpuni.
Bukan hanya itu, ustazah asal Cilacap tersebut juga mengajak jemaah untuk mendoakan Windu Suko Basuki yang akan maju di Pilkada 2024.
“Saya tidak sedang mengkampanyekan beliau. Tapi yang saya sampaikan apa adanya. Beliau, setiap ada pengajian selalu hadir, dan memilih beberapa jemaah untuk diberangkatkan umrah. Untuk itu kami mendoakan beliau menjadi pemimpin yang amanah dan terus mengayomi masyarakatnya,” kata Mumpuni.
Selanjutnya, dirinya menyampaikan tausiah terkait dengan keistimewaan puasa ramadan, idulfitri dan halalbihalal, yang diselingi dengan guyonan khasnya. Selain itu, dalam acara pengajian, Mumpuni meminta kepada jemaah yang hadir untuk memberikan donasi bagi pembangunan musala di RT 05 RW 2, Dusun Tembelang, Desa Tambahrejo.
Acara pengajian dan halalbihalal tersebut digelar oleh remaja dan warga RT 01, 02, 03, 04 dan 05 di wilayah RW 2, Dusun Tembelang, Desa Tambahrejo, Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal.
Sebelumnya, Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas penyambutan masyarakat Desa Tambahrejo dan sekitarnya dalam acara Pengajian Akbar Halalbihalal.
“Kehadiran saya semata-mata untuk bersilaturahim. Saya sebagai Wakil Bupati Kendal semata-mata ingin dekat dengan panjenengan semua dalam acara Pengajian Akbar Tembelang Bersholawat”. Semoga silaturahim ini terus terjaga dengan baik,” ujarnya.
Dirinya juga mengapresiasi suasana warga desa yang hidup rukun dan damai. Menurutnya, sebagai makhluk sosial, manusia memiliki kecenderungan bertahan hidup dengan cara berkumpul dan saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Keberadaan manusia yang berkumpul akan menghasilkan kebudayaan dan komunikasi diantara mereka.
“Itulah kecenderungan yang membuat manusia perlu memiliki hubungan baik dengan sesama, karena sejatinya mereka saling membutuhkan untuk bertahan hidup, supaya bisa mencapai tujuan tertentu, salah satunya menfaat hidup rukun,” ujar Wabup yang akrab disapa Pakde Bas tersebut.(HS)