HALO KENDAL – Upaya memutus rantai penularan demam berdarah dengue (DBD), Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Kesehatan melaksanakan fogging (pengasapan) di wilayah RW 1, Kelurahan Bandengan, Kecamatan Kendal, Selasa (30/4/2024).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kendal, Bambang Setiawan, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kegiatan fogging di wilayah RW 1 Kelurahan Bandengan.
“Ya benar ada kegiatan fogging di RW 1 Kelurahan Bandengan. Di wilayah itu ditemukan tujuh kasus DBD,” ujarnya melalui pesan singkat.
Bambang mengungkapkan, solusi utama dalam penanggulangan DBD bukan fogging. Karena fogging itu hanya membunuh nyamuk dewasa dan bukan telur dan jentik nyamuk.
“Sehingga jika hanya mengandalkan fogging telur dan jentik nyamuk yang tidak mati akan berkembang menjadi nyamuk dan dikhawatirkan nyamuk akan resisten dan ini akan menjadi masalah baru,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu Bambang juga berpesan, supaya warga juga ikut berpartisipasi mencegah penularan penyakit DBD dengan melakukan kegiatan 3M.
“Yang pertama menguras atau membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain. Kemudian menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, toren air dan sebagainya. Serta mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD,” pesan Bambang.
Sebelumnya melalui pengeras suara Masjid Al Quba Kelurahan Bandengan, Ketua RW 1, Zaenal Arifin memberitahukan kepada warga terkait pelaksanaan fogging.
“Diberitahukan kepada warga RW 1 Kelurahan Bandengan, pagi ini akan dilaksanakan fogging atau pengasapan untuk mencegah penyebaran nyamuk aedes atau nyamuk demam berdarah,” ujarnya.
Arifin juga menjelaskan, jika foging adalah pengasapan dengan menggunakan insektisida malation. Untuk itu dirinya mengimbau kepada warga, untuk mempersiapkan diri selama pelaksanaan fogging.
“Kami mengimbau kepada masyarakat di wilayah RW 1, untuk bersiap mengamankan anak balita panjenengan, dan juga makanan atau minuman yang ada di atas meja, supaya aman dari asap fogging,” imbaunya. (HS-06)