HALO SPORT – Luca Marini, pembalap tim Repsol Honda, kini tinggal mengandalkan data untuk menaikkan performa motor RC213V.
Adik tiri Valentino Rossi itu bersama Franco Morbidelli (Prima Pramac Racing Ducati) sama-sama belum mampu meraih poin pada tiga seri pertama MotoGP 2024.
Dari tiga balapan di Qatar, Portugal dan Amerika Serikat (AS), Marini hanya finis di posisi ke-20, 17, dan 16.
Pembalap terakhir yang bisa mendapatkan poin adalah finis di urutan ke-15.
Merananya nasib para pembalap Honda memang sangat memprihatinkan.
Melihat betapa menderitanya Marini hanya untuk berjuang mendapatkan posisi ke-15 jelas sangat kontras dengan kehidupannya saat masih membela VR46 Racing dan menunggangi motor Desmosedici GP.
Tahun lalu dia menjadi runner-up pada MotoGP Americas.
’’Saya sudah berjuang habis-habisan, tapi untuk sekarang kami sangat kesulitan dalam banyak hal,’’ kata Marini seperti dilansir dari Motosan.
Kini satu-satunya jalan yang harus ditempuh Luca adalah hanya melihat data untuk meningkatkan segala upaya di seri-seri balapan berikutnya.
Empat pembalap Honda musim ini benar-benar berantakan karena sering berada di posisi paling belakang.
Pabrikan Asaka, Jepang itu benar-benar kehilangan sesuatu yang membuat motor RC213V sangat tertinggal dibandingkan pabrikan Eropa.
’’Yang harus kami lakukan sekarang adalah membandingkan data dan memahami dengan baik. Ini akan sangat penting untuk seluruh insinyur Jepang demi mengatasi permasalahan ini sesegera mungkin,’’ jelas Marini.
Performa motor Honda akan kembali diuji pada Grand Prix (GP) Spanyol di Sirkuit Jerez, 26-28 April mendatang. (HS-06)