in

Jelang Hari Raya, Pj Bupati Pati Pantau Harga Kebutuhan Pokok

Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, bersama unsur forkompimda lainnya, memantau harga sejumlah barang kebutuhan pokok di toko swalayan. (Foto : patikab.go.id)

 

HALO PATI – Menjelang perayaan Idulfitri 1445 H, Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, bersama unsur forkompimda lainnya, memantau harga sejumlah barang kebutuhan pokok, baik di pasar tradisional maupun swalayan, baru-baru ini.

Tim juga mengecek letersediaan elpiji di tingkat pengecer, agar tidak sampai terjadi kelengkaan yang membuat masyarakat kesulitan.

Ikut serta dalam pemantauan di agen elpiji di jalan Tondonegoro Pati, Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama, Kepala Disdagperin Kabupaten Pati Hadi Santosa, Kepala Dinas Pertanian Pati Niken Tri Meiningrum.

Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, seperti dirilis patikab.go.id, menyebut pemantauan ini dilaksanakan untuk memastikan pasokan gas elpiji 3kg subsidi untuk masyarakat miskin tidak terjadi kelangkaan.

“Yang kita tahu kan elpiji 3kg bersubsidi ini sempat langka, karena memang kelangkaan elpiji ini karena kapal pembawa elpiji waktu cuaca ekstrem kesulitan sandar. Jadi pada saat aktifitas bongkar muat barang sempat terjadi kendala hingga mengakibatkan kelangkaan elpiji,” kata Henggar, seperti dirilis patikab.go.id.

Henggar menyebut, saat ini kelangkaan elpiji sudah berangsur kembali membaik seiring dengan kondisi cuaca.

Ia menyatakan bahwa nanti sebelum hari raya idul fitri, kuota pasokan elpiji 3kg bersubsidi akan ditambah 2 kali.

“Kalau ngga salah nanti sebelum lebaran akan ada penambahan kuota 2 kali. Informasinya yang kuota pertama elpiji 3 kg ini akan ditambah 10.000, kemudian kuota kedua akan ditambah lagi 10.000,” tegasnya.

Pihaknya berharap dengan adanya penambahan kuota elpiji 3kg di Kabupaten Pati ini membuat stok elpiji pada kondisi aman.

Kemudian terkait pengecekan stok bahan makanan dan tanggal kedaluwarsa baik di swalayan maupun pasar tradisional, Henggar menyebut bahwa upaya ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar masyarakat dapat mendapat dan mengkonsumsi makanan yang baik dan aman.

“Jadi tentunya apa yang diedarkan dan digunakan oleh masyarakat ini kan jangan sampai posisi sudah kadaluwarsa tetap beredar. Ini yang coba kita batasi untuk meminimalisir itu. Kita pastikan bahwa barang-barang yang beredar itu belum expired,” tandasnya.

Saat ini, sambungnya, harga-harga kebutuhan pokok di Kabupaten Pati cenderung stabil. Bahkan beberapa kebutuhan bahan pokok mengalami penurunan harga.

“Jadi di Kabupaten Pati termasuk 10 besar kabupaten/kota yang penurunannya tinggi ya. Karena kita juga melakukan operasi pasar beberapa kali. Alhamdulillah bisa menurunkan IPH (indeks perkembangan harga) yang ada di Kabupaten Pati” pungkasnya. (HS-08)

Dinkominfo Blora Ajak Masyarakat Tebar Kebaikan lewat Postingan dan Siaran

Petakan Titik Kemacetan, Polda Jateng Akan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas saat Lebaran