in

Evakuasi Warga Terdampak Banjir Masih Dilakukan, BPBD Kota Semarang: Ketinggian Air Terpantau 70-80 Centimeter

Petugas BPBD Kota Semarang bersama tim gabungan melakukan evakuasi dengan perahu karet terhadap warga terdampak banjir yang cukup tinggi pada Kamis (15/3/2024).

HALO SEMARANG – Hingga Jumat (15/3) pagi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang bersama tim gabungan masih melakukan upaya mitigasi bencana di wilayah terdampak banjir yang tersebar di enam kecamatan.

Petugas saat ini terus melakukan evakuasi terhadap warga yang rumahnya terendam banjir cukup tinggi, utamanya kelompok rentan seperti lansia, balita dan warga yang sakit. Serta memastikan pendistribusian logistik makanan dan minuman terhadap warga terdampak dengan baik.

“Saat ini di beberapa titik sudah mengalami penurunan air genangan, tapi beberapa titik seperti di RW 12 (Dempel Lor), Kelurahan Muktiharjo Kidul, masih cukup dalam yaitu dengan ketinggian genangan air sekitar 70-80 centimeter. Semoga cuacanya membaik sehingga bisa cepat surut,” ujar Kepala BPBD Kota Semarang, Endro P Martanto, Jumat (15/3/2024).

Adapun warga terdampak cuaca ekstrem yang terjadi pada Rabu (13/3), total sebanyak 158.137 jiwa atau ada 49.192 kepala keluarga.

“Yang tersebar di enam kecamatan yaitu Kecamatan Genuk, Pedurungan, Gayamsari, Tugu, Semarang Timur dan Kecamatan Semarang Utara. Yang meliputi sebanyak 40 kelurahan,” paparnya.

Dirinya pun mengimbau kepada masyarakat karena masih berpotensi terjadinya curah hujan tinggi dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak terlalu penting.

“Lalu saat hujan deras disertai angin kencang untuk tidak berteduh di bawah pohon. Dan juga menjauhi pohon besar yang rawan tumbang, termasuk saat memarkir kendaraan karena cuaca yang tidak bersahabat seperti sekarang ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah mencatat sebaran curah hujan tinggi di Kota Semarang dan sekitarnya pada 12 -13 Maret 2024.

Kategori ekstrem, yaitu diantaranya Wonodri 238 mm/hari, Plamongan 227 mm/hari, Sadeng 216 mm/hari, Simongan 215 mm/hari, Boja 205 mm/hari, Tlogosari 204 mm/hari, Pucanggadung 180.5 mm/hari, Tanjung Emas 172 mm/hari, Meteseh 153 mm/hari, dan Kudu Genuk 152 mm/hari.

Sedangkan kategori sangat lebat di Klipang 150 mm/hari, Karangroto 146 mm/hari, Ngaliyan 125 mm/hari, Gunungpati 121.5 mm/hari. Dan kategori Sedang di Mijen 82 mm/hari, dan Sumurrejo 78 mm/hari. (HS-06)

Skenario Impian Duetkan Acosta-Marquez

Amankan Mudik Lebaran, Polri Akan Gelar Patroli di Titik Rawan Macet dan Kejahatan