HALO BOYOLALI – Bupati Boyolali M Said Hidayat menyatakan komitmen untuk terus mendorong memberikan dukungan kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), agar dapat lebih baik dalam mengelola zakat, infaq, dan sedekah.
Hal itu disampaikan Bupati Boyolali M Said Hidayat, di ruang kerjanya, Jumat (08/03/2024), terkait Anugerah Baznas Award 2024, yang diterimanya Kamis (29/02/2024) silam di Bidakara Hotel Jakarta.
Orang nomor satu di Kota Susu ini, meraih penghargaan untuk kategori Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik.
Selain menyampaikan ucapan terima kasih, Bupati Boyolali menyatakan dukungan pada Baznas Boyolali.
“Tentunya saya selaku Bupati Boyolali terus mendorong memberikan dukungan dalam rangka pengelolaan Baznas Kabupaten Boyolali ini sehingga dapat dimanage secara baik baik dan dalam pengelolaannya. Baik penerimaan, pengelolaan maupun pendistribusiannya. Kita harapkan ada peningkatan dan tepat sasaran. Itu yang terpenting dengan memanage dengan sebaik baiknya, manajemen sistem terbangun,” kata Bupati Said, seperti dirilis boyolali.go.id.
Sebagai tambahan informasi, Baznas Kabupaten Boyolali pada tahun 2023 memiliki lima program penyaluran zakat infaq dan sedekah.
Kelima program tersebut yakni Program Boyolali Sehat untuk 947 penerima manfaat sebesar Rp 1.468.302.143; Program Boyolali Taqwa dengan 3.761 penerima manfaat sebesar Rp 2.033.497.160; Program Boyolali Cerdas untuk 6.923 penerima manfaat sebesar Rp 2.148.267.600.
Selain ketiga program tersebut, ada pula Program Boyolali Peduli untuk 2.348 penerima manfaat sebesar Rp 3.846.182.311 dan Program Boyolali Makmur untuk 671 penerima manfaat sebesar Rp 1.188.487.722.
Tumbuhkan Semangat
Ketua Baznas RI KH Noor Achmad dalam sambutannya mengatakan, dengan diselenggarakannya Baznas Awards 2024 ini, diharapkan dapat menumbuhkan semangat dan peran lebih besar, lagi dari berbagai pihak dalam mewujudkan zakat sebagai suatu maslahat bagi kaum muslimin, bangsa Indonesia, serta kemanusiaan di dunia.
“Baznas Awards merupakan agenda tahunan Baznas untuk memberikan apresiasi kepada para pihak yang telah berperan dalam membangun tata kelola zakat di Indonesia,” kata Noor Achmad.
Sementara itu, Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas, dalam sambutannya mengatakan Baznas dan lembaga amil zakat yang lain, tidak lepas dari bukti nyata hadirnya pemerintah untuk mengawal tata kelola zakat di Indonesia.
“Tiap tahun kita menyaksikan penganugerahan yang diberikan kepada insan-insan zakat. Baznas secara rutin menyelenggarakan award ini,” ujar Yaqut.
Menag berharap, acara ini dapat mendorong inovasi dan beragam kreativitas, memperluas dan memperkuat komitmen serta meningkatkan akuntabilitas dan transparansi bagi seluruh pihak yang terlibat, baik bagi penerima penghargaan, ataupun tidak.
“Penganugerahan BaznasAwards 2024 tidak hanya sebuah rutinitas melainkan juga sebagai momen berharga untuk mengembangkan apresiasi dan motivasi bagi semua individu, lembaga dan kelompok yang telah memberikan kontribusi berharga dalam mendukung program zakat, infaq, dan sodaqoh di Indonesia,” ucap Yaqut. (HS-08)