HALO KLATEN – Ratusan siswa Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kecamatan Juwiring, mengikuti sosialisasi dan simulasi tanggap bencana kebakaran, di Lapangan Akbar Kecamatan Juwiring, baru-baru ini.
Kegiatan ini merupakan kerja sama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Klaten dengan BPBD dan DamkarSatpol PP Kabupaten Klaten.
Ketua DWP Kabupaten Klaten, Efi Jajang Prihono mengatakan, sosialisasi dan simulasi tanggap bencana ini, diikuti sekitar 900 siswa TK se-Kecamatan Juwiring.
“Kegiatan ini bertujuan menanamkan karakter pada diri anak-anak yang berada di satuan pendidikan PAUD dan TK, khususnya dalam menghadapi situasi bencana kebakaran,” kata dia, seperti dirilis klatenkab.go.id.
Diharapkan dengan sosialisasi ini, anak-anak lebih peka terhadap potensi bencana kebakaran.
Efi Jajang Prihono juga menilai pembelajaran luar ruang ini sangat efektif untuk memberikan pengetahuan seputar kebencanaan.
Hal lantaran anak-anak usia TK dapat mengingat materi pembelajaran yang diberikan secara menyenangkan tersebut hingga dewasa.
“Anak-anak merupakan generasi penerus untuk Indonesia Emas 2045. Karenanya pendidikan karakter menjadi hal penting yang harus diberikan oleh satuan pendidikan. Dengan pembelajaran seperti ini, pelajaran yang diberikan akan selalu diingat hingga anak-anak tumbuh menjadi dewasa,” paparnya.
Sementara itu dalam kegiatan sosialisasi tersebut, para siswa mendapatkan pembelajaran terkait kebakaran, dari petugas Damkar Satpol PP Klaten.
Oleh petugas, anak-anak mendapat pengetahuan bahwa bencana kebakaran, dapat terjadi kapanpun dan di manapun.
Agar materi yang disampaikan mudah dipahami oleh anak-anak TK, petugas damkar menyampaikan pengetahuan tersebut dengan cara sederhana dan menyenangkan.
Dalam kegiatan itu, mereka juga diberitahu cara menerapkan metode selimut api, untuk memadamkan kebakaran kecil di lingkungan tempat tinggalnya.
Para siswa TK juga dikenalkan cara melaporkan kejadian kebakaran dengan menghubungi nomor darurat Damkar 113. (HS-08)