HALO SPORT – Hancur-hancuran dalam tiga tahun terakhir memaksa Honda Racing Corporation (HRC) aktif melakukan restrukturisasi pada hampir semua lini manajemennya di MotoGP.
Honda baru saja mengganti General Manager MotoGP, Tetsuhiro Kuwata.
Terhitung 1 April 2024, Kuwata dikembalikan ke departemen otomotif HRC.
Dia pernah menjadi Insinyur Pengembangan MotoGP pada 2010 sebelum menjabat posisi General Manager HRC sejak 2016.
Tetsuhiro juga memimpin semua proyek kompetisi olahraga sektor sepeda motor Honda, dari MotoGP hingga ajang Reli Dakar.
Posisi Kuwata kini digantikan Taichi Honda yang sebelumnya bekerja di departemen off-road.
Taichi berhasil membawa tim asal Negeri Sakura itu menjuarai Reli Dakar di Arab Saudi pada Januari 2024 dengan motor yang benar-benar baru.
Sebelumnya, perubahan besar juga dilakukan Honda pada jabatan direktur teknik.
Takeo Yokoyama diberhentikan untuk dikembalikan ke Tokyo dan fokus melatih insinyur muda Honda.
Posisi Yokoyama kemudian diisi Ken Kawauchi yang sebelumnya memperkuat kru Suzuki Ecstar.
Musim lalu Manajer Teknik Honda Shinichi Kokubu juga dipecat dan digantikan Shin Sato.
Perubahan manajemen Honda diperkirakan terus terjadi setelah masa sulit yang dialami pabrikan Jepang ini.
Pelan-pelan mereka terbuka untuk mengadopsi dan menerima metode kerja Eropa.
Honda telah menjalin kerja sama dengan Kalex dan merekrut desainer teknik Kalex, Alex Baumgartel, sebagai konsultan.
Beberapa perubahan kecil di sisi paddock juga terlihat dari susunan pembalap baru dan kepala kru yang saling bertukar.
Luca Marini akan dibimbing Giacomo Guidotti, sedangkan Joan Mir bakal didampingi mantan kepala kru Marc Marquez, Santi Hernandez.
Keputusan itu dibuat untuk memudahkan komunikasi antara pembalap dan kepala kru dalam menyalurkan feedback serta keluhan mereka. (HS-06)