in

Siapkan Hasil Karyanya, Siswa SMP 2 Patebon Ikuti Pelatihan Membatik

Para siswa SMP Negeri 2 Patebon antusias mengikuti pelatihan membatik beberapa waktu lalu.

HALO KENDAL – Dalam rangka implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), SMP Negeri 2 Patebon, Kendal akan menampilkan hasil karya batik tas yang dibuat oleh para siswanya, fashion show batik, serta perform lainnya dengan tema Kearifan Lokal, Sabtu mendatang (17/2/2024).

Untuk menguatkan hal tersebut kepada para siswa SMP Negeri 2 Patebon mengikuti pelatihan membatik, yang digelar di halaman sekolah setempat.

Kepala SMP Negeri 2 Patebon, Darmono menyampaikan, kegiatan P5 bertujuan memberikan kesempatan kepada para peserta didik untuk mengembangkan ketrampilan dan pengetahuan, salah satunya belajar membatik.

“Kegiatan yang digelar 12 – 13 Februari 2024 mengambil tema kearifan lokal, sehingga dari pihak sekolah bekerja sama dengan Sanggar Batik Widji yang lokasinya memang berdekatan dengan sekolahan,” ujarnya, Kamis (15/2/2024).

Darmono menjelaskan, dengan adanya pelatihan membatik, para siswa bisa mengerti bagaimana cara membuat batik dan mengerti tentang proses-prosesnya, sehingga benar-benar bisa menghargai warisan budaya bangsa berbentuk karya seni batik.

“Selain itu, dalam kegiatan belajar batik ini, juga dapat melatih kreatifitas, kemandirian, gotong royong, dan inovasi pada diri siswa masing-masing, sehingga dapat memperkuat karakter dan mengembangkan potensi yang dimiliki,” jelasnya.

Darmono berharap, melalui kegiatan P5 tersebut nantinya ketrampilan yang diperoleh para siswa bisa mengembangkan masing-masing dalam menyambut masa depan, dan memiliki karakter luhur sebagai pelajar Pancasila.

“Sekolah berani kreatif untuk memberikan pengalaman baru dan nyata bagi siswa, dengan harapan SMP Negeri 2 Patebon berhasil menciptakan siswa yang berkarakter pelajar Pancasila sesuai dengan cita-cita kurikulum merdeka,” harapnya.

Sebelumnya, dalam acara pelatihan menghadirkan Wiji Astutik, selaku Owner Batik Widji Kendal, diikuti 500 siswa kelas VII dan VIII, yang dalam arahannya menyampaikan, ada berbagai jenis batik dengan proses pembuatannya berbeda. Yaitu ada batik tulis, batik cap, batik printing dan batik kombinasi dan lainnya, namun pada pelatihan hari ini para siswa dilatih batik cap, dan pewarnaan motif batik.

“Pelatihan Batik Cap ini relatif lebih mudah jika dibandingkan membuat batik lainnya, bahkan pemula yang baru belajar membatik akan cepat memahi prosesnya,” ujarnya.

Lebih lanjut Wiji menjelaskan, setelah membuat motif batik dari cap, proses selanjutnya adalah mewarnai, dan para siswa diajari untuk mewarnai batik. Kemudian membilas dan menjemur batik tersebut.

“Adapun hasil dari belajar membatik kali ini, setiap kain batik akan diolah dijadikan tas serut dan diberikan kepada masing-masing siswa, sesuai dengan hasil karyanya,” jelasnya.

Sedangkan salah satu siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Patebon, Talita Azzilia Nurul Fatma mengaku sangat senang bisa mengikuti pelatihan ini, karena menurutnya ini adalah hal yang baru dan sangat menarik.

“Pelatihan ini tentunya sangat bermanfaat sekali. Karena saya jadi mengerti bagaimana acara proses-proses membuat batik. Jadi saya lebih tertarik bagaimana kedepannya bisa terus melestarikan batik sebagai salah satu kekayaan bangsa yang akan terus terlihat indah di mata dunia,” ungkapnya. (HS-06)

 

Pastikan Kebugaran Petugas KPPS, Polrestabes Semarang Berikan Pelayanan Cek Kesehatan

Ratusan Warga Binaan Antusias Salurkan Hak Pilih di TPS Khusus Lapas Batang