in

Logistik Pemilu di Kendal Mulai Didistribusikan ke Kecamatan

HALO KENDAL – Untuk mengantisipasi gangguan hujan, KPU Kendal mulai mendistribusikan logistik pemilu ke tiap-tiap kecamatan dengan menggunakan mobil boks, Selasa (6/1/2024). Pengiriman diambil dari dua gudang logistik KPU, yang berada di gedung Asrama Haji Bugangin Kendal dan gudang yang berada di Desa Pucangrejo, Kecamatan Gemuh.

Pengiriman logistik pemilu dimulai dari kecamatan wilayah Kendal atas, yang dijadwalkan satu hari ada empat kecamatan. Sehingga diperkirakan dalam waktu lima hari, pengiriman ke-20 kecamatan akan selesai.

Ketua KPU Kendal, Khasanudin mengatakan, logistik pemilu yang dikirim merupakan kebutuhan lengkap untuk pemilu, diantaranya surat suara beserta kelengkapannya. Mulai dari logistik Pilpres, DPR RI, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten. Masing-masing sudah dikemas dalam kotak tertutup yang tersegel.

“Pengiriman logistik pemilu ke kecamatan dijadwalkan selama lima hari. Dari 20 kecamatan di Kabupaten Kendal. Maka setiap harinya menyasar di empat kecamatan. Dua kecamatan ambil dari gudang asrama haji, sedangkan dua kecamatan lainnya dari gudang Pucangrejo,” terangnya.

Setelah pengiriman logistik ke seluruh kecamatan selesai, tambah Ketua KPU, selanjutnya mulai tanggal 11 Februari akan didistribusikan ke masing-masing desa. Tahap terakhir sebelum hari pencoblosan, akan diteruskan ke tiap-tiap tempat pemungutan suara atau TPS.

“Mengantisipasi musim hujan, kami telah berkoordinasi dengan masing-masing kecamatan, desa dan petugas TPS, untuk memastikan tempat penyimpanan logistik benar-benar aman, terutama di wilayah yang rawan banjir. Oleh karena itu ada beberapa tempat penyimpanan yang harus pindah lokasi ke tempat penyimpanan yang lebih aman,” jelasnya.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Kendal, Muhammad Bahrul Amik mengatakan, pengawasan pengiriman logistik ini dilakukan secara melekat, mulai dari gudang KPU ke kecamatan, hingga ke desa dan TPS. Oleh karena itu, lanjutnya, pengawasan melibatkan seluruh petugas pengawas, baik Panwascam, Pengawas Kelurahan/Desa, hingga pengawa TPS.

“Kami juga mengawasi tempat penyimpanan logistik harus benar-benar aman. Baik aman dari banjir, tidak bocor, tidak lembab dan bebas dari tikus. Sedangkan saat pengiriman ke tiap-tiap PPK maupun TPS yang rawan banjir juga longsor, kami akan selalu mengawasi dan memberikan saran masukan kepada KPU,” ungkapnya. (HS-06)

 

Jalur KA Stasiun Gubug-Karangjati Sudah Bisa Dilewati, Daop 4 Semarang: KA Sembrani yang Pertama Lewat

Pemprov Jateng Komitmen Tingkatkan Pendidikan Anti Korupsi