HALO KENDAL – Dalam rangka meningkatkan olahraga kedirgantaraan di Kabupaten Kendal, Sutrisno menggagas dibuatnya wahana “Kendal Helicopter Adventure”. Hal itu sebagai upaya dirinya dalam pengembangan olahraga dirgantara yang akan diperkenalkan kepada masyarakat Kendal.
Sutrisno yang keseharian sebagai anggota Polri di Polda Jateng menyampaikan, wahana wisata dirgantara akan dijadikan juga sebagai ruang edukasi bagi masyarakat Jawa Tengah, terutama Kabupaten Kendal terkait ilmu penerbangan.
“Melihat animo masyarakat pada olahraga dirgantara yang cukup besar dan peminatnya bertambah, membuat dirinya menggagas “Kendal Helicopter Adventure”. Nantinya melayani rute carter dan wisata, untuk rute wisata penumpang akan terbang dengan pesawat Helicopter Bell 205/206, dengan durasi penerbangan selama 15 menit, untuk empat penumpang mengelilingi Kabupaten Kendal,” ujar Sutrisno kepada halosemarang.id, Sabtu (3/2/2024).
Dijelaskan, terkait untuk carter, direncanakan minimal dua jam sebelum melakukan penerbangan dengan rute sesuai dengan keinginan dari penumpang.
Sedangkan untuk tiket pengunjung, akan disesuaikan dengan jenis unit pesawat yang akan terbang mulai dari Rp 600 ribu untuk jenis paramotor tandem, paratrike, ultalight. Kemudian untuk helicopter harga mulai Rp 2,5 juta.
“Saat ini, baru tahap seleksi lokasi yang cocok dengan wisata Kendal Helicopter Adventure, yaitu di Pantai Indah Kemangi, Desa Wisata Wononasari Pegandon dan Omahe Opa Water Park. Sedangkan untuk peresmian, Insya-Allah direncanakan pada akhir bulan Februari 2024,” jelas Sutrisno.
Pada kesempatan itu, dirinya mengungkapkan, sudah hampir lima tahun mempunyai impian besar yang dicita-citakan, namun belum terlaksana. Yaitu Kendal mempunyai wahana wisata dirgantara terbesar di Indonesia.
Alasan memakan waktu yang cukup lama dikarenakan membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk runway. Selain itu juga dibutuhkan luasan minim 25 x 300 meter serta bebas dari penghalang, baik depan maupun belakang, selain itu juga butuh hanggar heli dan pesawat yang safety.
Selain itu, melihat olahraga tersebut membutuhkan biaya yang tinggi, maka Kendal Helicopter Adventure butuh dukungan semua kalangan. Baik dari Pemkab Kendal maupun calon investor, serta penghobby dan juga pebisnis.
“Alhamdulilah pada tahun 2024 ini ada salah satu investor penerbangan yang mau dan berkeinginan untuk membesarkan olahraga dirgantara di Jawa Tengah khususnya di Kabupaten Kendal,” ungkap Sutrisno.
Ditambahkan, saat ini pihaknya juga masih melakukan persiapan, untuk nantinya berkolaborasi dengan Pemkab Kendal melalui Disporapar dalam membantu mensupport Kendal Helicopter Adventure, supaya berkembang dan bisa diminati masyarakat secara umum.
“Kami telah mendistribusikan surat ke Direktur PT RJP Aviation atau Heli Jateng beserta direksi juga pilot dan co-pilotnya, Air Nav Semarang, Ketua Cabor Aeromodeling Kendal, Kades Jungsemi Kangkung dan Kades Wonosari Pegandon, supaya berjalan dengan baik,” pungkas Sutrisno. (HS-06)