HALO SRAGEN – Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, mengajak warganya untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS), guna memberikan suara dan tidak golput pada pemilihan umum (Pemilu) 2024.
Hal itu disampaikan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, saat bertemu warganya di berbagai lokasi, Jumat (19/1/2024).
Meski suasana mendung dan gerimis, tak menyurutkan semangat Bupati Yuni bersama Wakil Bupati, Suroto dan jajarannya untuk menyapa warganya dengan bersepeda.
Kunjungan jajaran Pemkab Sragen, diawali di Kantor Kecamatan Karangmalang, Kantor Pusat BKK Karangmalang, Gedung PKPRI Karangmalang, dan eks Balai Desa Kroyo.
Bupati dan rombongan hadir untuk senam bersama, kemudian dilanjutkan acara silaturahmi bersama juru parkir di Kantor Dinas Perhubungan Sragen.
Dalam momen itu, Bupati Yuni memperlihatkan spesimen surat suara Pemilu 2024.
Orang nomor satu di Sragen itu mengungkapkan bahwa nanti pada hari H Pemilu di tanggal 14 Februari 2024 mendatang, di tempat pemungutan suara (TPS) akan ada 5 warna kertas suara yang disediakan untuk calon pemilih.
Mudah membedakannya karena lima kertas suara ini memiliki warna yang tidak sama.
“Harus diingat nggih, Warna Abu – abu untuk Presiden dan Wakil Presiden, Warna kuning untuk DPR RI, merah untuk DPD RI, biru untuk DPRD Provinsi, dan hijau untuk DPRD Kabupaten/Kota,” jelas Bupati, sambil membuka specimen surat suara.
Menurutnya warna surat suara tersebut penting untuk dikenali masyarakat. Tujuannya untuk memudahkan dan memberi pemahaman kepada pemilih, dalam menyalurkan aspirasi politik, pada pencoblosan di TPS.
“Hal tersebut penting sebagai bagian dari bentuk edukasi pemilih kepada masyarakat,” kata dia, seperti dirilis sragenkab.go.id.
Ia juga menekankan jika tata cara pemberian suara di Pemilu 2024 tidak mengalami perubahan dari pemilu sebelumnya, yakni dengan mencoblos surat suara.
“Nanti, mencoblos cukup satu kali saja pada nomor atau nama atau foto pasangan calon. Kalau untuk pemilu presiden dan wakil presiden, bisa pada tanda gambar partai politik pengusul dalam satu kotak pada surat suara,” terang Bupati.
Bupati juga mempersilakan masyarakat mencoblos siapapun baik partai, maupun kandidat, yang sesuai dengan hati nurani masing-masing.
“Jangan lupa warga Sragen, mari datang ke TPS pada 14 Februari 2024 dan terserah mau pilih apa, terserah mau pilih siapa presidennya,” ajak Bupati. (HS-08)