HALO KENDAL – Di hadapan ratusan milenial di Kabupaten Kendal, Rabu (17/1/2024), Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo meminta kepada generasi muda untuk dapat mengembangkan bakat dan juga talentanya, demi menghadapi perkembangan zaman.
Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode tersebut juga mengapresiasi kreativitas dan inovasi dari pemuda dan pemudi, dengan banyaknya yang ia temukan hal baru saat bertemu dan ngobrol bareng milenial dan Gen-Z di beberapa daerah.
“Selalu ada yang baru, ketika bertemu anak muda di berbagai daerah. Saya berharap, generasi muda di Kendal juga bisa melakukan hal itu. Sehingga, selain mengembangkan apa yang kita punya, juga membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar Ganjar.
Capres dengan ciri khas rambut putih juga menegaskan, anak muda memang perlu mendapat perhatian dan ruang agar bisa berkembang dan turut serta membangun bangsa dan negara.
“Kita perlu menggandeng anak muda, karena mereka punya ide bagus. Sehingga pemerintah juga harusnya memperhatikan mereka. Supaya bisa berkembang dan memberi sumbangsih bagi pembangunan daerah,” tandasnya.
Sementara, Farah Zumna, warga Desa Jatipurwo, Kecamatan Rowosari, Kendal, yang menjadi penanya pertama menyampaikan terkait fasilitas kesehatan yang termasuk di dalamnya ada terapi perkembangan yang sulit didapatkan di daerah.
Karena menurutnya, sejak covid, anak-anak yang mengalami gangguan bahasa bicara dan sosial itu meningkat, serta para orang tua yang tidak mau dan tidak mengerti anaknya mau dibawa ke mana.
“Belum lagi, tidak adanya fasilitas daerah, seperti rumah terapi yang difasilitasi pemerintah daerah dengan biaya terjangkau. Karena terapi itu dibilang tidak murah untuk satu kali pertemuannya. Jadi mohon solusinya dari Bapak Ganjar Pranowo bagaimana,” ujar mahasiswi satu-satunya di Kendal yang mempelajari ilmu terapi wicara tersebut.
Untuk itu Farah juga berharap, adanya edukasi kepada masyarakat dan fasilitas dari pemerintah, sehingga para orang tua yang mempunyai anak dengan gangguan bahasa bicara dan sosial di Kendal tidak harus bersusah payah ke kota lain.
Menanggapi hal itu, Ganjar menyebut pertanyaan yang disampaikan milenial Kendal tersebut sangat bagus, dan akan menjadi PR-nya untuk dicarikan solusi meski secara bertahap.
Sedangkan Muhammad Yusuf Ardhian, anak muda kelahiran Kendal, 16 November 1998, menyampaikan terima kasih. Karena dirinya mengaku, bisa melanjutkan kuliah di Monash University Australia berkat Ganjar Pranowo.
Ardhi menceritakan langsung di hadapan Ganjar, bahwa pada Oktober mendatang, dirinya akan berangkat ke Australia untuk menempuh pendidikan di jurusan master business of innovation.
Namun, di balik itu ada perjalanan yang tidak mudah bagi Ardhi. Sebab, usaha jasa konten kreator yang dia rintis bangkrut dan mengakibatkan kerugian hingga Rp 300 juta. Kemudian dirinya mencoba bangkit kembali merintis usaha dengan mengikuti Hetero Space.
“Semacam coworking space yang didirikan Bapak Ganjar Pranowo, saat menjabat Gubernur Jawa Tengah. Dengan pelatihan dan pendampingan, saya berhasil dan mengantarkan saya kuliah di Monash University Australia,” ungkapnya. (HS-06)