in

Harus Menunggu Selama 7 Tahun, Akhirnya Relokasi Siswa SMP N 16 Semarang Segera Terealisasi

PROSES pembangunan gedung baru SMP N 16 Semarang yang berada di Jalan Prof Hamka, tak jauh dari Perumahan Puri Permata, Ngaliyan Semarang kini hampir rampung. Dan dipastikan tahun 2024 ini para siswa sudah bisa menempati gedung baru. Proses pemindahan dari gedung sekolah lama ke yang baru tersebut, selama ini memang sempat tak ada kepastian karena terganjal proses ganti lahan dari Jasa Marga Semarang-Batang.

Beberapa ruangan kelas, dan fasilitas pendukung seperti unit kesehatan sekolah (UKS) di bangunan lama sekolah tersebut juga ikut dirobohkan, sehingga membuat proses belajar mengajar tidak optimal. Akhirnya, tahun ini para siswa bisa menempati gedung sekolah yang baru, setelah menunggu selama 7 tujuh tahun sejak bangunan sekolah yang lama terkena proyek pembangunan Tol Semarang-Batang yang dimulai tahun 2017.

Salah satu warga sekitar, Ade mengatakan, bangunan sekolah baru SMP N 16 Semarang terlihat cukup luas, dibanding gedung yang lama. Karena sebelumnya imbas terkena proyek tol Semarang-Batang jadi lahannya diganti dengan lahan yang sekarang ini.

“Proses pembangunannya gedung sendiri tidak begitu lama, tapi kalau mulainya proses proyek tol sendiri saya kira memang cukup lama dari sejak beberapa tahun yang lalu,” ujarnya, Selasa (16/1/2024).

“Semoga siswa setelah punya gedung baru, bisa segera kembali belajar dengan nyaman. Memang butuh waktu yang lama agar mereka mendapatkan tempat belajar yang representatif dan fasilitas pendukung untuk proses belajar mengajar,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, Bambang Pramusinto menjelaskan, pada tahun 2024 ini siswa SMP N 16 Semarang akan mulai pindah ke gedung sekolah baru. Dan juga telah dipersiapkan anggaran untuk tambahan pembangunan gedung di APBD 2024 ini.

Kemudian, lanjut dia, pemindahan sekolah ke lahan yang baru ini juga menindaklanjuti rencana pembangunan exit tol Ngaliyan, yang rencananya bakal menggunakan lahan sekolah lama. “Tahun ini akan pindah, kemungkinan saat ajaran baru Juni-Juli 2024 ini. Karena ada rencana pembangunan exit tol Ngaliyan,” paparnya, Kamis (11/1/2024).

Adapun besaran anggaran yang akan disiapkan sekitar Rp 10 miliar dari APBD Pemkot Semarang. Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana sekolah di gedung baru. “Saat ini sudah hampir jadi 100 persen,” imbuhnya.

Selain itu, pada tahun ini juga akan dibangun penambahan ruangan. Sebelumnya sudah terbangun 18 kelas atau ruang belajar, dan akan dibangun lagi sehingga menjadi sebanyak 24 ruang kelas.

Sementara, Sekretaris Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono menjelaskan, terkait lahan yang lama SMP N 16 Semarang, nantinya akan digunakan untuk pembangunan exit tol di Ngaliyan. Proses pembangunannya sendiri dilakukan setelah semua siswa direlokasi di gedung sekolah baru. Menurut dia, lahan yang ada saat ini sudah tersedia.

Pihaknya menyetujui dan mendorong jika bisa dibangun exit tol di wilayah tersebut. Menurutnya, dari segi kesiapan lahannya sendiri sudah ada. Selanjutnya kalau memang ada pembebasan lahan, pihaknya meminta pemerintah harus segera melakukan sosialisasi.(HS)

Kerja Sama IPDN dan Pemprov Jateng untuk Sinergitas Potensi di Bidang Pendidikan

Donasi untuk Anjing Jagal Ditolak LSM Animals Hope Shelter Indonesia, Ini Penjelasan Yayasan S3