in

Selama 2023, Polresta Surakarta Tertibkan 2.268 Knalpot Brong

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Iwan Saktiadi memberikan keterangan tentang penindakan pada kendaraan berknalpot brong. (Foto : humas.polri.go.id)

 

HALO SURAKARTA – Polresta Surakarta, sepanjang tahun 2023,  telah menertibkan 2.268 kendaraan bermotor dengan knalpot brong.

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Iwan Saktiadi, mengatakan knalpot brong sering membuat resah masyarakat, lantaran menimbulkan suara bising dan polusi suara.

“Ada standar yang mesti dipatuhi para pengendara, terkait komponen motor, yakni menggunakan standar keluaran pabrik,” kata Kombes Pol Iwan, seperti dirilis humas.polri.go.id.

Ketentuan tersebut, tidak terkecuali dengan motor gede atau moge. Dia menjelaskan sudah menjadi pertanyaan yang lumrah, kenapa moge tidak ditindak atau ditertibkan padahal motor tersebut juga mengeluarkan suara yang kencang.

Kapolresta menjelaskan selama moge menggunakan standar pabrik dan komponen motor termasuk knalpot tidak diganti, maka masih diperbolehkan.

“Motor yang CC (Cubic Centimeters) besar, tentunya seperti motor besar itu, akan menghasilkan tenaga lebih besar akan menghasilkan keluaran suara lebih besar,” ujarnya.

Dia mengatakan masyarakat juga bisa turut andil menertibkan kendaraan berknalpot brong, yakni dengan rutin melapor ke polisi.

Iwan mengatakan sejak awal 2023 sudah banyak aduan yang masuk.

“Barometer kami adalah dari laporan masyarakat. Awal tahun itu masih cukup banyak aduan masyarakat mengenai munculnya knalpot brong, yang mana berada di lingkungan sekitarnya,” katanya.

Melalui laporan tersebut, pihaknya juga melakukan patroli pada malam libur di sejumlah lokasi yang sempat dikeluhkan masyarakat.

Iwan sendiri mengklaim patroli dan razia yang dilakukan selama ini sudah cukup membuahkan hasil.

Dia mengatakan setiap kali melakukan penertiban pada malam di hari libur selalu ada knalpot brong yang diamankan.

“Jumlah yang mencapai 2.268 ini merupakan bukti nyata bahwa kami bekerja. Harapan kami pada 2024 kita bisa semakin meminimalisasi. Tentunya tidak bisa serta merta kami bisa tertibkan semuanya, ada beberapa rute-rute yang tidak bisa kami jangkau,” lanjut dia.

Dia mengatakan secara bertahap, pihaknya akan menyisir rute-rute baru, terutama jika banyak rute lama dianggap sudah tertib.

“Kita akan melangkah ke (rute) yang lainnya. Artinya ini menjadi komitmen kami untuk terus mengelola situasi Kamseltibcarlantas demi kenyamanan masyarakat,” kata Kapolresta. (HS-08)

Pemkab Sragen Tutup Tahun dengan Senam Massal di Car Free Day

Makin Tangguh, Terus Berkibar