in

Makin Tangguh, Terus Berkibar

HALO SPORT  – Shavkat Rakhmonov kembali tampil ganas pada Ultimate Fighting Championship (UFC) 296, 16 Desember lalu.

Jagoan berkebangsaan Kazakstan itu menang finis ronde kedua atas Stephen Thompson.
Dia menghabisi Thompson dengan kuncian rear naked choke.

Dengan hasil itu, Nomad, julukan Rakhmonov, tetap belum terkalahkan.

Rekornya menjadi 18-0 dengan tak pernah menang angka.

Kini, Shavkat menempati peringkat ketiga dalam daftar penantang juara di kelas welter UFC.

Ketangguhan Rakhmonov mengundang kekaguman Firas Zahabi, mantan pelatih legenda UFC, Georges St-Pierre.

’’Shavkat begitu hebat, dan saya tak mengerti bagaimana dia melakukannya,’’ ujar Zahabi seperti dilansir dari Championat.

Nomad mengalahkan lawan-lawannya dengan berbagai cara.

Aksinya di atas oktagon sangat susah ditebak.
Saat meng-KO lawan,pukulan dia pernah memakai pukulan ke arah kepala,  ke arah badan, memaksa lawan menyerah, bahkan juga memakai tendangan berputar.

Jenis kemenangan Rakhmonov adalah 10 kali dengan kuncian dan delapan kali lewat KO.

’’Saya melatih dan memproduksi begitu banyak petarung bertalenta yang fenomenal, tapi, orang ini adalah sebuah misteri,’’ tutur Zahabi.

Ketika jumpa Thompson yang seorang striker, Rakhmonov dengan cakap menghindarinya dan melancarkan serangan balik.

Soal kuncian, petarung 29 tahun ini pernah menang dengan triangle choke, guillotine choke, dan rear-naked choke.

Rakhmonov sangat menguasai sambo, dan dikenal garang di oktagon.

Dia kini tinggal menunggu duel perebutan gelar.
Saat ini sabuk juara divisi welter UFC dipegang Leon Edwards. (HS-06)

 

Selama 2023, Polresta Surakarta Tertibkan 2.268 Knalpot Brong

Akhir Tahun, Sejumlah Pejabat di Polres Banjarnegara Diganti