HALO KENDAL – Adanya dugaan perusakan baliho gambar dirinya dan calon legislatif lainnya bersama gambar pasangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, Ketua DPC Gerindra Kabupaten Kendal Mifta Reza mengeluarkan sayembara. Yaitu bagi siapa saja yang bisa menangkap pelakunya akan diberi hadiah Rp 2 juta.
Hal itu ia sampaikan dengan santai tapi serius saat dimintai konfirmasi adanya beberapa baliho rusak miliknya sebagai calon Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dan Caleg DPRD Kabupaten Kendal dari Partai Gerindra lainnya, yaitu Sisca Meritania, Selasa (12/12/2023).
Bahkan dengan santai dirinya menyebut perusakan baliho merupakan wujud kecintaan pelaku perusakan kepada dirinya dan juga kepada pasangan Prabowo – Gibran.
“Ya itu sudah saya komunikasikan dengan Mbak Sisca juga, kalau ada yang bisa menangkap pelakunya dapat bonus Rp 2 juta. Jadi saya anggap itu sebagai kecintaan oknum pelaku kepada kami yang berlebihan. Jadi kalau kecintaan itu melanggar aturan, apalagi sampai merusak ya tentu ada sanksinya dan bisa dilaporkan,” tandasnya.
Senada disampaikan Caleg Dapil Kendal 1 dari Partai Gerindra, Sisca Meritania yang mengaku, gambar balihonya yang baru saja dipasang tadi malam, namun paginya mendapat laporan baliho itu sudah dirusak orang tidak bertanggung jawab.
“Ya gapapa sih, gak masalah, menurut saya itu respon yang bagus dan wujud perhatian kepada kami, calon dari Partai Gerindra. Justru kalau baliho terpasang baik-baik saja, malah kami tidak diperhitungkan. Karena saya dan Pak Mifta merasa diperhitungkan ya wajar kalau balihonya dirusak,” ungkapnya.
Sisca juga menyebut, dirinya juga mengeluarkan sayembara, bagi yang bisa menangkap oknum pelaku perusakan baliho dari calon Partai Gerindra akan diberikan hadiah Rp 2 juta.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kendal, Hevy Indah Oktaria saat dikonfirmasi terkait adanya dugaan perusakan beberapa baliho para calon legislatif di wilayah Kendal mengatakan, sampai saat ini belum ada laporan. Namun pihaknya mempersilahkan untuk melaporkan jika ada yang merasa dirugikan.
“Kalau baliho yang dirusak, Bawaslu terbuka menerima laporan bagi yang merasa dirugikan. Silahkan laporkan, nanti Bawaslu bersama Gakkumdu akan melalukan penelusuran atas laporan tersebut. Hingga saat ini belum ada laporan,” jawabnya melalui pesan singkat whatsapp. (HS-06)