HALO BATANG – Meski tergolong baru, Cabang olahraga (Cabor) Petanque ternyata tak sepi peminat.
Hal itu nampak dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Batang, beberapa waktu lalu.
Animo masyarakat untuk memainkan Petanque, disampaikan Koordinator penyelenggara Cabor Petanque, Yudha Anggarina, saat memantau pelaksanaan cabor ini di Lapangan Dracik, Proyonanggan Selatan, Kabupaten Batang, Rabu (15/11/2023).
Jika tahun lalu hanya 30-an atlet Petanque, maka tahun 2023 ini jumlahnya meningkat hingga dua kali lipat.
Dia menyampaikan meningkatnya partisipasi atlet Petanque di gelaran Popda, menjadi kabar baik bagi cabor yang tergolong baru di Kabupaten Batang ini, untuk berprestasi di tingkat selanjutnya.
“Ada 122 atlet yang bertanding tahun ini, dari Subah, Batang, Kandeman, Tulis, Wonotunggal, hingga Gringsing. Jumlah peserta melonjak dari tahun sebelumnya, yang hanya 34 atlet,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id.
Peningkatan itu, menurut dia berkat kaderisasi yang intensif di setiap sekolah, dari jenjang SD hingga SMA.
Pembinaan terhadap calon-calon atlet Petanque, terus dilakukan supaya bisa maju ke kejuaraan lebih tinggi.
“Pestasi atlet Petanque di gelaran Popda tahun lalu berhasil meraih 4 medali emas, 1 perak dan 3 perunggu. Sedangkan di gelaran Porprov meraih 2 medali emas, 2 perak dan 1 perunggu,” jelasnya.
Setelah Popda, para atlet akan digembleng supaya lebih intens berlatih, sebelum maju ke ajang Dulongmas dan Porprov Jateng.
Sementara itu, Pendamping atlet Petanque SD Negeri Clapar Subah, Mela Mahardika mengatakan, tahun ini merupakan kesempatan pertama bagi 8 atlet SD Clapar yang maju ke ajang Popda.
Berbagai persiapan telah dilakukan, seperti persiapan latihan 4 kali dalam sepekan.
“Belum pernah sebelumnya, ini pertama kalinya atlet petanque dari Subah maju. Sarprasnya memang belum begitu memadai, lapangannya seadanya dulu, tapi semoga anak-anak kami bisa meraih medali emas,” ujar dia. (HS-08)