in

Mulai Rasakan Beban di Pundak

HALO SPORT – MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, 10-12 November 2023, akan menjadi ajang persaingan dua pembalap tim Ducati, yakni juara bertahan Pecco Bagnaia dan Jorge Martin.

Bagnaia (tim Ducati Lenovo) masih unggul 13 poin di depan peringkat kedua yang merupakan pembalap andalan tim Prima Pramac Racing.

Belakangan ini kecepatan Pecco berhasil diredam Martin.

Menurut Bagnaia, itu bisa terjadi karena para pembalap Ducati lain dapat mengakses datanya dan mengungkap rahasia barunya.

Kondisi itu menjadikannya rintangan besar di tengah perebutan gelar juara dunia MotoGP 2023.

’’Saat ini jika Anda cepat, semua orang akan melihat data Anda. Bagi saya, ini bagus tapi juga sulit,’’ ungkap Pecco seperti dilansir dari Crash.

Menghadapi Grand Prix (GP) Malaysia, mantan murid Valentino Rossi ini tak memikirkan tentang kejuaraan, tapi akan menyerang dengan sekuat tenaga.

Pembalap asal Italiai itu mengaku mulai merasakan beban di pundak.

’’Saya merasakan banyak tekanan, tetapi dengan cara yang lebih memotivasi,’’ tambahnya.

Pada musim lalu Bagnaia tertinggal jauh dan kemudian mampu melewati Fabio Quartararo.
Kini, dia ganti diburu Martinator, julukan Martin.

’’Tahun ini kami bertarung melawan motor lain seperti motor saya. Jorge melakukan pekerjaan luar biasa. Caranya membalap adalah dengan membatasi banyak hal,’’ paparnya.

Untuk mengantisipasi kecepatan Martin, Pecco berusaha lebih teliti dan mempertimbangkan lebih dari sekadar performa.

’’Masalah saya dimulai di Misano pada pengereman, itu sulit. Namun, saya bisa menemukan kekuatan lagi setelah menang di GP Indonesia,’’ ujar pasangan Enea Bastianini ini.

Di Sepang, Pecco bertekad langsung panas sejak latihan bebas. (HS-06)

Spurs Sudah, Kini Target The Citizens

Tarzan Lebih Solid ketimbang Usman