HALO SEMARANG – Menanggapi kasus kejadian kecelakaan mobil saat Test Drive di Mal Paragon pada beberapa waktu lalu, pihak Honda meminta maaf atas ketidaknyamanan tersebut baik kepada pihak pengelola dan pengunjung mal serta pihak terkait lainnya.
Hal ini disampaikan oleh perwakilan Honda, Sumantri selaku Sales and After Sales Director Honda Semarang Center, yang menyatakan, bahwa sebetulnya kejadian kecelakaan tersebut merupakan kelalaian yang dilakukan oleh sales.
“Kemarin sudah clear diselesaikan semua dengan baik, dan sales-nya juga minta maaf ke konsumen, maupun korban lecet yang terkena musibah saat berada di lokasi pameran serta dengan pihak- pihak terkait. Korbannya ada empat orang, semuanya telah dimintain maaf oleh sales. Dan dari pihak dialer juga minta maaf sebagai penyelenggara pameran di sana,” terangnya, Kamis (9/11/2023).
“Kami pun menyanyangkan kejadian yang tidak kita inginkan bersama, sehingga dengan ini kami dari PT Mandalatama Armada motor meminta maaf atas kejadian yang tidak sengaja itu, seperti pihak Mal Paragon, tenant JCO, dan pengunjung event pameran yang merasa terganggu dengan kejadian tersebut. Dan minta maaf atas ketidaknyamanan yang telah dibuat tersebut,” sambungnya.
Honda Semarang Center, dalam setiap event pameran pihak dealer sebenarnya sudah memiliki Standar Operation Prosedur (SOP) terkait pelaksanaan. Namun, pada saat kejadian dinilai telah lalai, dan pihaknya akan melakukan pengawasan lebih ketat agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah mobil yang dipamerkan dalam mal menabrak beberapa pengunjung pada Sabtu (4/11/2023) malam. Adapun kronologinya saat staf pemasaran menerangkan kepada salah satu pengunjung terkait operasional mobil manual, namun ketika menghidupkan mesin mobil seketika melaju dan tergelincir saat sedang dikendarai oleh pengunjung. Diduga karena lantai mal licin, sehingga menyebabkan kecelakaan itu. Dan mobil itu baru berhenti setelah menabrak eskalator mal tersebut dan sejumlah pengunjung. Pihak kepolisian pun menyatakan pihak dealer mengaku akan bersedia bertanggungjawab semua kerugian atas kejadian tersebut. (HS-06)