in

Dukung Penurunan Stunting, DPUPR Kendal Sediakan Air Bersih dan Bangun Sanitasi

Kepala DPUPR Kabupaten Kendal, Sudaryanto.

HALO KENDAL – Dalam rangka mendukung Program Percepatan Penurunan Angka Stunting yang dicanangkan pemerintah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kendal menyedikan program air minum dan sanitasi untuk warga.

Hal tersebut disampaikan Kepala DPUPR Kendal, Sudaryanto, usai mengikuti Sosialisasi Surat Edaran Bupati Kendal Tentang Program Bapak Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) Kendal, yang dilaksanakan di Gedung Abdi Praja Setda Kendal, Senin (30/10/2023).

Menurutnya, melalui penyediaan air minum dan sanitasi, diharapkan dapat berkontribusi pada pencegahan stunting melalui intervensi sensitif atau pengaruh tidak langsung.

Sudaryanto menegaskan, pencegahan stunting dengan penyediaan fasilitas air bersih dan sanitasi merupakan Program Prioritas Nasional yang dikerjakan oleh Kementerian PUPR.

“Apabila anak-anak tidak mendapatkan air bersih dan sanitasi yang baik, akan berisiko stunting, ini harus dihindari. Oleh karenanya Pemerintah gencar untuk melaksanakan program penyediaan air bersih dan sanitasi,” tandasnya.

Dijelaskan oleh Sudaryanto, untuk program air minum ada pembangunan sarpras di lima titik menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK), yang dikerjakan oleh kontraktor dan lima lagi dikerjakan oleh masyarakat (kelompok keswadayaan masyarakat).

Sedangkan untuk program sanitasi, rutin dilakukan, dan untuk tahun ini pihaknya ada lima titik pembangunan sarpras sanitasi yang dikelola masyarakat. Dengan menyediakan sarana dan prasarana sanitasi layak juga mendorong perubahan perilaku masyarakat untuk hidup bersih dan sehat.

Karena menurut Sudaryanto ada beberapa faktor penyebab stunting. Mulai dari faktor makanan yang kurang bergizi, faktor air minum yang kurang layak dan sanitasinya yang tidak sehat, serta rumah yang tidak layak huni.

Sehingga dari pihak PUPR mengintervensi dari sisi air minum, sanitasi dan rumahnya. Namun yang lebih penting adalah perubahan mindsite atau pola asuh dari orangtua si anak.

“Harapan kami, dengan intervensi air minum dan sanitasi, nantinya dapat membantu penurunan angka stunting di Kabupaten Kendal,” ungkap Sudaryanto.

Jumlah anak stunting di Kabupaten Kendal masih cukup tinggi. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kendal, per September 2023 tercatat, dari 51.006 balita yang ditimbang dan diukur, terdapat 6.229 yang anak kondisinya stunting atau 12,21 persen.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP2PA) Kendal, Albertus Hendri Setyawan mengatakan, sesuai target pemerintah di tahun 2024, angka prevalensinya maksimal 14 persen.

Oleh karena itu gerakan penurunan angka stunting terus ditingkatkan, terutama di Kecamatan yang angka prevalensinya masih di atas 14 persen.

“Supaya lebih optimal lagi dalam penanganan stunting, maka kami memfasilitasi melalui Surat Edaran Bupati Kendal tentang program Bapak atau Bunda Asuh Anak Stunting, karena untuk menjadi 14 persen itu tidak mudah,” ujar Hendri.

Dirinya menyebut, data dari Dinas Kesehatan Kendal dari 20 kecamatan, masih ada tujuh kecamatan yang angka prevalensinya di atas 14 persen. Angka prevalensi anak stunting tertinggi berada di Kecamatan Kangkung sebesar 20,44 persen.

“Berikutnya Kecamatan Sukorejo sebesar 17,92 persen, Kecamatan Limbangan 17,55 persen, Kecamatan Rowosari 16,38 persen, Kecamatan Plantungan 15,50 persen, Kecamatan Boja 15,31 persen dan Kecamatan Patebon 14,63 persen,” beber Hendri.

Ditambahkan, salah satu program untuk percepatan penurunan angka stunting adalah program Bapak Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS). Melalui program BAAS ini diharapkan, tiap aparatur sipil negara atau ASN bisa membantu menangani minimal satu anak stunting.

“Sebenarnya program BAAS ini sudah berjalan, seperti melalui CSR, nah supaya lebih optimal lagi dalam penanganan stunting, maka ASN digerakkan menjadi bapak atau bunda asuh anak stunting,” imbuhnya.(HS)

AKBP Feria Kurniawan Pimpin Sertijab Pejabat Utama, Kapolsek, dan Kasi Humas Polres Kendal

ALVA Experience Centre di Kelapa Gading Diresmikan