HALO KENDAL – Bila sedang berada di sekitar wilayah Kecamatan Pegandon, bisa singgah untuk menikmati menu ayam goreng dan sup “Bu Lurah” yang berada di Jalan Sunan Abinawa Pegandon, tepatnya di depan TK Tunas Rimba Perhutani Kendal.
Lokasi rumah makan ayam goreng dan sup “Bu Lurah” sekitar satu kilometer dari Exit Tol Pegandon menuju Pasar Pegandon, dan satu kilometer dari Pasar Pegandon menuju exit tol.
“Menu andalan kami ayam kampung, ayam pejantan dan bebek goreng, juga sup. Baik sup sayur maupun sup sayur daging,” ujar Trisno sang pemilik kepada halosemarang.id, Senin (24/10/2023).
“Untuk harga terjangkau, yaitu ayam goreng Rp 18 ribu per porsi, kemudian untuk harga sup sayur Rp 6 ribu, sup sayur daging Rp 16 ribu dan harga untuk nasi putih Rp 4 ribu,” bebernya.
Trisno yang juga sebagai anggota Polri bertugas di Polda Jawa Tengah tersebut menceritakan, dibukanya warung “Bu Lurah” yang mempunyai arti Lumintu dan Berkah, karena makanan ini termasuk mudah untuk diolah, harganya masih terjangkau, dan sangat digemari oleh hampir seluruh kalangan.
“Karena target konsumen kami adalah penduduk perumahan atau perkampungan dan juga pengendara yang keluar dari jalan tol, maka kami mendirikan warung ini di pinggir jalan yang ramai akan aktivitas para konsumen,” ungkapnya.
Trisno yang mengelola warung bersama sang istri, Sherin, mantan Pramugari di salah satu maskapai penerbangan pun berharap, dengan keberadaan warung “Bu Lurah” dapat memanjakan para penikmat ayam goreng dan sup sayur.
“Warung “Bu Lurah” dibuka resmi sejak Minggu (21/10) kemarin, yang juga menyediakan menu lainnya. Diantaranya aneka mi, baik mi rebus maupun goreng. Selain itu juga aneka minuman. Mulai dari wedang jeruk, teh, kopi dan susu,” imbuhnya.
Untuk operasional warung, lanjut Trisno, mulai jam 08.00-24.00 WIB. Selain menu utama dan menu lainnya, warung “Bu Lurah” juga menerima pesananan menu buat rapat atau pertemuan – pertemuan lain. Juga menyediakan ruang untuk pertemuan lesehan di lantai dua, yang bisa untuk 30 orang.
“Khusus di lantai dua, disediakan alat musik lengkap dengan sound system. Setiap malam Sabtu dan malam Minggu juga ada band acustic lokal. Pengunjung pun bisa bermain musik sendiri tanpa dipungut biaya,” pungkasnya. (HS-06)