HALO SEMARANG – Musim kemarau panjang di Kota Semarang yang masih berlangsung hingga saat ini, membuat PDAM Tirta Moedal menggelar Salat Istiska bertempat di halaman kantor PDAM jalan Kelud Raya Nomor 60 Semarang, Senin (16/10/2023). Salat dua rakaat minta segera turun hujan tersebut dipimpin oleh Ustadz Ja’far Shodiq Al Musawa.
Dirum PDAM Tirta Moedal, Farhan Hilmie mengatakan, kegiatan salat Istiska ini merupakan ikhtiar pihaknya di saat menghadapi musim kemarau panjang dan suhu panas seperti sekarang ini.
Sehingga kondisi ini berpengaruh terhadap ketersediaan sumber air atau kapasitas air baku PDAM.
“Suhu panas ini sangat mempengaruhi penurunan kapasitas ketersediaan air baku. Penurunan kapasitas air baku sampai 20-25 persen,” terangnya, usai pelaksanaan salat Istiska.
Dikatakan dia, memang estimasi ketersediaan air baku PDAM mencukupi sampai Desember mendatang.
“Untuk menjaga kapasitas air baku kami berharap segera turun hujan, sebelum bulan Desember,” imbuhnya.
Dia menjelaskan, salah satu ketersediaan kapasitas air baku saat ini mencapai 600 mililiter perdetik di Kaligarang.
“Dan juga di Semarang Barat dan Kudu yang melayani pelanggan sampai 24 jam,” paparnya. (HS-06)