in

326 Santri dan Pelajar Madrasah Ikuti Kejuaraan Pencak Silat HSN 2023

Salah satu pertandingan Kejuaraan Pencak Silat Hari Santri Nasional 2023, di GOR Bahurekso Kendal, Senin (16/10/2023)

HALO KENDAL – 326 peserta dari 12 pondok pesantren, tujuh Madrasah Ibtidaiyah dan enam Madrasah Diniyah mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Hari Santri Nasional 2023, yang dilaksanakan di GOR Bahurekso Kendal, Senin – Selasa (16-17/10/2023).

Acara dibuka Sekda Kendal, Sugiono, dan dihadiri Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kendal sekaligus Anggota DPRD Kendal, Muhammad Tommy Fadlurohman.

Dalam sambutannya Sekda Kendal mengapresiasi digelarnya Kejuaraan Pencak Silat dalam rangka Hari Santri Nasional 2023. Dikatakan, kejuaraan digelar bertujuan untuk menyalurkan minat, bakat, dan potensi para pelajar pada kegiatan yang positif.

Sugiono juga menyebut, kegiatan juga bertujuan untuk menanamkan kecintaan para pelajar dan santri kepada budaya asli bangsa Indonesia yaitu pencak silat.

“Kejuaraan pencak silat Hari Santri Nasional bertujuan untuk membangun semangat kompetisi yang sportif sejak dini, sehingga mereka menjadi atlet yang berprestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Kendal,” kata Sekda Kendal.

Sementara Ketua IPSI Kendal yang akrab disapa Gus Tommy berharap, digelarnya Kejuaraan Pencak Silat Hari Santri Nasional dapat melahirkan bibit-bibit atlet dari kalangan santri untuk disalurkan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Alhamdulillah respon dari para santri di kejuaraan Pencak Silat Hari Santri luar biasa sekali. Sehingga potensi dari santri bisa kita angkat sampai tingkat nasional, itu harapannya,” kata Politisi Partai Golkar Kendal tersebut.

“InsyaAllah di bulan Desember nanti kita akan mengadakan kejuaraan Pagar Nusa di tingkat Jawa Tengah dan DIY. Untuk itu hasil dari kejuaraan ini bisa kita bawa ke tingkat provinsi,” imbuhnya.

Gus Tommy menambahkan, saat ini olahraga pencak silat sudah hampir merata di seluruh pondok pesantren, khususnya yang ada di Kendal.

“Ada pencak silat dari LGBR, ada Gasmi, ada Pring Jagad, ada dari Harimau Putih, ada Nur Jagad dan sebagainya, itu masuk dalam keluarga besar Pagar Nusa, yang insyaAllah sudah merata di pondok pesantren berbasis Nahdlatul Ulama,” bebernya.

Pada kesempatan tersebut, Gus Tommy juga menyesalkan, adanya beberapa kegiatan pencak silat Kendal yang terkendala adanya refocusing, akibat adanya defisit anggaran sebesar Rp 158 miliar.

“Imbasnya, ada satu kegiatan dalam rangka pembinaan prestasi atlet pencak silat yaitu Bupati Cup yang biasanya kita gelar setiap tahun, menjadi tidak terlaksana di tahun ini. Alhamdulillah dengan adanya Hari Santri Nasional bisa sedikit terobati,” jelasnya.

Sedangkan Ketua Pagar Nusa sekaligus Panitia Pelaksana, Masrur membeberkan, untuk usia dini 7 – 10, diikuti 55 putra dan 37 putri, kemudian pra usia 10 – 12 diikuti 126 putra dan 91 putri, selanjutnya untuk seni diikuti tujuh peserta putra dan 10 putri. (HS-06)

 

47 Film Karya Mahasiswa Animasi Udinus Diborong Kemendikbudristek RI

Panaskan Mesin Politik, PKS Kota Semarang Lantik Saksi TPS Jelang Pemilu 2024