HALO SPORT – Tak ada kamus kalah dalam diri Paulo Costa saat menghadapi Khamzat Chimaev, 21 Oktober mendatang.
Karena itu, petarung kelas menengah Ultimate Fighting Championship (UFC) asal Brasil ini menggunakan persiapan mode serius.
Borrachinha, julukan Costa, memang terlibat rivalitas sengit dengan Chimaev.
Beberapa kali keduanya saling lempar ejekan, bahkan nyaris bentrok saat tak sengaja bertemu di salah satu fasilitas latihan.
Costa mengaku akan datang ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), 50 hari sebelum duel digelar.
Persiapan ini dilakukan untuk mengatasi masalah jet lag.
’’Kami datang ke sana dengan semua yang kami butuhkan,’’ tutur Paulo seperti dilansir dari Sport-Express.
Setelah dikalahkan Israel Adesanya dan Marvin Vettori, Costa bisa bangkit dengan manis.
Dia membungkam orang-orang yang meragukannya dengan kemenangan atas mantan juara divisi menengah UFC, Luke Rockhold.
Satu-satunya petarung yang pernah membuat Chimaev babak belur, Gilbert Burns punya harapan besar terhadap Costa.
Burns menilai Paulo bisa menang jika mampu memaksa Khamzat terus bertarung di atas.
’’Saya pikir akhir dari bentrokan nanti ditentukan oleh posisi rangkulan,’’ ujar Burns.
Si Serigala, julukan Chimaev, dikenal sangat kuat dalam duel di bawah.
Rekornya di ajang mixed martial arts (MMA) juga mentereng, yakni 12-0.
Jagoan berpaspor Swedia itu menghabisi Kevin Holland dalam duel terakhirnya pada 10 September 2022.
Sementara catatan Paulo adalah 14 kali menang dan dua kali kalah. (HS-06)