in

Ketua TP PKK Kudus Sebut Posyandu Efektif Jalankan Tugas Promotif dan Preventif Kesehatan

Fasilitasi dan Pembinaan Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Kabupaten / Kota Dalam Integrasi Layanan Primer, di Hotel @HOM Kudus, Selasa (8/8/2023). (Foto : kudusnews.kuduskab.go.id)

 

HALO KUDUS – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kudus, Mawar Hartopo, menekankan pentingnya peran Posyandu, dalam mengintegrasikan pelayanan kesehatan primer.

Menurut dia, posyandu merupakan alat yang efektif dalam menjalankan tugas promotif dan preventif, serta membantu identifikasi masalah kesehatan keluarga melalui kunjungan rumah.

Hal itu disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Kudus, Mawar Hartopo, saat membuka Acara Fasilitasi dan Pembinaan Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Kabupaten / Kota Dalam Integrasi Layanan Primer, di Hotel @HOM Kudus, Selasa (8/8/2023).

Hadir dalam acara tersebut, sejumlah pejabat dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Kudus.

“Kami percaya bahwa Posyandu adalah alat efektif yang membawa manfaat besar bagi kesejahteraan keluarga,” kata dia, seperti dirilis kudusnews.kuduskab.go.id.

Mawar Hartopo juga menekankan perlunya pembentukan wadah koordinasi di semua tingkatan, khususnya di tingkat desa, dalam bentuk Pokja posyandu.

Menurutnya, perubahan ini memerlukan dukungan lintas sektor dan sistem yang sudah ada.

Pokjanal diharapkan mampu memfasilitasi, membina, mengawasi, dan mengarahkan langkah-langkah menuju integrasi layanan kesehatan primer yang lebih baik.

“Kita perlu mengembangkan kerangka kerja yang terkoordinasi dengan baik di semua tingkatan, terutama di tingkat desa, melalui pendekatan Pokjanal,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Rita Utrajani, berharap agar Pokjanal kabupaten / kota dan Pokjanal kecamatan dapat segera terimplementasi, melalui Posyandu terintegrasi atau Posyandu Sahabat Masyarakat.

Rita menjelaskan bahwa Posyandu dulunya merupakan bagian dari program PKK.

Namun seiring waktu, program ini kemudian berdiri sendiri sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD).

Pembentukan Pokjanal dari tingkat pusat hingga desa, diharapkan mampu mengoordinasikan upaya kesejahteraan keluarga secara lebih efektif dan holistik.

“Dalam momen ini, kami berharap agar implementasi Pokjanal kabupaten / kota serta pokjanal kecamatan dapat segera terealisasi melalui pendekatan posyandu yang terintegrasi atau yang dikenal sebagai Posyandu Sahabat Masyarakat,” kata dia. (HS-08)

Anggota PWRI Tetap Energik, Bupati Hartopo : Inspirator Saya

Diterima di Istana Merdeka, Mahasiswa Hindu Harapkan Jokowi Hadiri Mahasabha XIII