in

Tandatangan Perjanjian, Pekerjaan Pembangunan Pasar Weleri Segera Dilaksanakan

Penandatanganan Surat Perjanjian Pekerjaan Pembangunan Pasar Weleri I di ruang Paringgitan Setda Kendal, Kamis (20/7/2023).

HALO KENDAL – Akhirnya, rencana pembangunan Pasar Weleri I yang terbakar beberapa tahun lalu segera terealisasi. Hal tersebut ditandai dengan dilaksanakannya Penandatanganan Surat Perjanjian Pekerjaan Pembangunan Pasar Weleri, di ruang Paringgitan Setda Kendal, Kamis (20/7/2023).

Penandatanganan surat perjanjian dilakukan antara Pemkab Kendal melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disdagkop dan UKM) dengan Pejabat Penandatangan Kontrak (PPK), PT Chimarder – Bintang Rama KSO.

Penandatanganan disaksikan Sekda Kendal, Sugiono, Kasubdit III/Tipikor Ditreskrim Polda Jateng, AKBP Gunawan, dan perwakilan Kejaksaan Negeri Kendal.

Usai kegiatan penandatanganan Kepala Disdagkop dan UKM Kendal, Toni Ari Wibowo mengungkapkan, bangunan Pasar Weleri tahap I tersebut nantinya direncanakan akan menampung sekitar 1.300 pedagang dari jumlah seluruh pedagang Pasar Weleri yang terbakar yakni sekitar 1.800 pedagang.

“Ini kan baru satu tahap, baru separuh yang kita siapkan. Tahap berikutnya nanti kita siapkan untuk yang belum bisa menempati di tahap yang pertama ini,” ungkapnya.

Toni juga menjelaskan, Pasar Weleri I akan dibangun diatas lahan seluas hampir 2 hektare. Dan pada tahap pertama ada sekitar 1.000 kios yang akan dibangun. “Jadi kita belum bisa untuk menyediakan untuk semua pedagang. Karena nanti tahap kedua akan dianggarkan dan dibangun lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Sekda Kendal, Sugiono menyampaikan, bahwa setelah dilakukan penandatanganan surat perjanjian tersebut, maka proses pembangunan Pasar Weleri I yang terbakar sejak November 2020 lalu akan segera dimulai dengan anggaran sekitar Rp 51 miliar untuk tahap pertama.

“Syukur Alhamdulillah hari ini sudah ditandatangani kontrak pembangunan Pasar Weleri. Yang insya-Allah pembangunannya akan selesai pada tanggal 17 Desember 2023 ini. Harapannya pembangunan Pasar Weleri bisa berjalan lancar,” ungkapnya.

Sugiono menjelaskan, dalam proses pembangunan Pasar Weleri, dirinya meminta kepada pihak penyedia jasa agar membuat schedule secara detail terkait tahapan proses pembangunan Pasar Weleri tersebut.

“Tadi saya sudah diskusi, saya minta untuk dibuat schedule secara detail, kapan fondasi dikerjakan, kapan kerangka dikerjakan dan seterusnya. Dan itu saya minta dilaksanakan secara pararel, tidak harus saling menunggu. Mana yang bisa dikerjakan di lapangan, mana yang bisa dikerjakan dipabrikan,” jelasnya.

Sugiono juga meminta pihak penyedia jasa memastikan bahwa proses pembangunannya yang direncanakan menelan anggaran Rp 51 miliar tersebut sudah selesai dan siap untuk ditempati para pedagang pada 17 Desember 2023 mendatang.

“Artinya selesai itu tuntas. Selesai itu sudah bisa dipakai, bukan hanya bangunannya sudah berdiri saja,” tandasnya.

Sugiono juga menambahkan, untuk mendukung kelancaran proses pembangunan Pasar Weleri tersebut, Pemkab Kendal menggandeng Polda Jawa Tengah dan Kejaksaan Negeri Kendal untuk melakukan pengawalan atau pendampingan.

“Mengawal bukan berarti kita takut melakukan pelanggaran, tetapi juga mengawal jika ada keterlambatan, solusinya seperti apa. Misalnya ada permasalahan dengan kondisi tanah dan sebagainya. Sehingga dalam pelaksanaannya kita betul-betul terkawal,” imbuhnya.(HS)

Paska-Kecelakaan Kereta Api Vs Truk Trailer, Pemkot Semarang Gerak Perbaiki Kerusakan Jalan di Perlintasan Rel

Bangganya Ganjar pada Arbi, Putra Purworejo Juarai Junior GP Catalunya