in

Pilkades di Tiga Desa, Pj Bupati Pati Tekankan Pelaksanaan Sistem Demokrasi Harus Dijaga

Pj Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro, bersama Forkopimda serta Sekda Pati, memantau pelaksanaan pilkades pergantian antarwarktu, di Desa Bendokaton Kidul, Kecamatan Tayu. (Foto : patikab.go.id)

 

HALO PATI – Penjabat Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro, bersama Forkopimda serta Sekretaris Daerah Kabupaten Pati, memantau pelaksanaan pemilihan kepala desa pergantian antarwarktu (Paw), di tiga desa di dua kecamatan.

Tiga desa yang melaksanakan pilkades PAW, Selasa (18/7/2023) adalah Desa Bendokaton Kidul, Desa Tayu Wetan Kecamatan Tayu, serta Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti.

Pj Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro, mengatakan bahwa pilkades merupakan sistem demokrasi di tingkat desa. Untuk itu pelaksanaannya harus dijaga agar berjalan aman serta lancar.

“Kita coba monitoring terkait kesiapan-kesiapan yang sudah dilakukan,” ungkap Henggar, seperti dirilis patikab.go.id.

Henggar berharap bahwa yang terpilih, tentunya dapat memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat.

“Jadi dengan adanya PAW ini panjenengan semua akan menjadi satu kesatuan dalam melaksanakan kinerja pemerintahan,” tandasnya.

Ujian Tertulis

Sementara itu Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Pati, Tri Haryama menjelaskan jika kedua calon mendapatkan jumlah suara yang sama, maka Pemerintah Kabupaten Pati akan langsung melakukan ujian tertulis.

“Adapun nantinya ujian tulis 50 soal, bentuknya pilihan A,B,C,D. Jadi nanti nilai tertinggi yang jadi. Soalnya saya yang pegang, dan itu bersifat rahasia,” terang Tri Haryama.

Terkait kesiapan pelaksanaan, Pj. Kades Banyutowo, Eko Sugiharto menjelaskan, hingga malam ini persiapan pelaksanaan PAW Pilkades sudah berjalan sesuai tahapan. Pihaknya juga berharap, pencoblosan yang akan dilaksanakan Selasa (18 Juli 2023) berjalan kondusif.

“Semua sudah sesuai tahapan. Meskipun sempat ada wacana penundaan, namun bisa dijalankan atas saran dari Pj Bupati terkait pengisian kades,” jelasnya.

Ditambahkan, pelaksanaan PAW di desanya akan berjalan kondusif, karena calon kades di Banyutowo adalah pasangan suami istri, yakni Sunaryo dan istrinya, Sri Hartati.

“Siapapun yang jadi, nantinya akan membawa Banyutowo ke arah yang lebih baik,” harapnya.

Untuk calon Kepala Desa Tayu Wetan, Egi Hadi Luspriyan dan Mohamad Firdaus Maula

Adapun untuk calon kepala Desa Bendokaton Kidul, adalah Sunarwi dan Ayu Muria Pangestika.

Diketahui, pemilih atau pemberi suara adalah para tokoh masyarakat di Desa Banyutowo, berjumlah 84 orang.

Selain Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Pilkades PAW Serentak juga akan diikuti Desa Tayu Wetan dengan 121 pemilih dan Bendokaton Kidul 59 pemilih, Keduanya berada di Kecamatan Tayu. (HS-08)

Polsek Tahunan Sosialisasi Kenakalan Remaja Hingga Bahaya Narkoba Saat MPLS

Indonesia  – Amerika Jalin Kerja Sama Baru Turunkan Emisi Gas Buang