in

Bank Indonesia Tegal Dorong Transformasi Digital

 

HALO TEGAL – Bank Indonesia melakukan beragam upaya, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain bersinergi dengan para pemangku kepentingan, Bank Indonesia juga memiliki kegiatan penguatan ekspor daerah dan memperkuat pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), agar dapat meningkat.

Hal itu disampaikan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Teguh Triyono, melalui telepon, dalam acara Sapa Kota Tegal Sebayu FM, Rabu (5/7/2023).

“UMKM yang masih manual, kita dorong untuk melakukan digitalisasi, baik dari sisi produksi, pemasaran, dan pembayaran kita coba upgrade UMKM, sehingga tidak canggung untuk menerima orderkan, baik secara nasional maupun internasional,” kata dia, seperti dirilis tegalkota.go.id.

Dalam acara itu, Teguh Triyono juga mengungkapkan rasa syukur karena Bank Indonesia sudah mencapai usia ke 70 tahun.

“Alhamdulillah kita sudah 70 tahun dan di usia 70 tahun kita mencoba untuk memberikan kontribusi positif bagi perekonomian lokal nasional maupun internasional, sehinggga pihak ekstel juga bisa merasa bangga dengan keberadaan Bank Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, Bank Indonesia juga memberikan pelayanan ramah disabilitas.

Gedung Bank Indonesia Tegal, mudah diakses pengunjung disabilitas dan terdapat pula buku bacaan braille.

“Kami juga memberikan pengembangan kualitas maupun kapabilitas SDM disabilitas melalui edukasi dan pendampingan atau pelatihan untuk meningkatkan kemandirian maupun produktivitas disabilitas,” ujar Teguh Triyono.

Dalam kesempatan yang sama, dirinya menjelaskan hingga saat ini Bank Indonesia masih menggencarkan Cinta Bangga Paham Rupiah yang secara garis besar dilakukan oleh Bank Indonesia di seluruh wilayah kerja, untuk menjaga kedaulatan rupiah.

“Kami sudah meyosialisasikannnya termasuk ke daerah yang termasuk kategori 3T melalui kerja sama dengan TNI,” ujar Teguh.

Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa hal tersebut dilakukan Bank Indonesia untuk pemenuhan ketersediaan rupiah baik secara fisik, nominal maupun rupiah digital atau elektronik dan menjaga kualitas uang yang beredar.

“Setelah dilakukan sosialisasi tersebut, harapannya masyarakat bisa paham dan aware dengan keberadaan uang palsu sehingga masyarakat tidak ada lagi yang menjadi korban,” harap Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal. (HS-08)

Promosikan UMKM, Temanggung Fest Digelar di Halaman Gedung Pemuda

Jadi Sekolah Inklusi, SMAN 1 Batang Terbuka Terima Penyandang Disabilitas