in

Belajar tentang Membuang Keegoisan

HALO SPORT – Francesco Bagnaia pernah mengalami kesusahan saat mengurus hidupnya sendiri.

Pengalaman itu terjadi ketika masih menimba ilmu di Akademi VR46 milik Valentino Rossi.

Bagnaia mengaku kesulitan saat harus mengurus apa-apa sendiri.

Namun, dia beruntung mendapatkan teman-teman baik seperti Nicolo Bulega dan Lorenzo Baldassarri.

’’Kami tumbuh bersama pada tahun-tahun yang begitu luar biasa dan menyenangkan,’’ tutur Pecco, sapaan akrab Bagnaia, seperti dilansir dar Motosan.

Di bawah gemblengan Rossi, murid-muridnya tak hanya belajar membalap saja.

Ilmu-ilmu budi pekerti juga diberikan legenda MotoGP itu.

Salah satu yang melekat dalam hati Pecco adalah tentang membuang keegoisan.

Berada di VR46 kian memupuk sifat mulia yang melekat pada diri Bagnaia.

’’Sistem di akademi bekerja dengan baik, dan kami menjalankannya hingga sekarang,’’ jelasnya.

Ketika sudah membalap secara resmi, membuang keegoisan yang diajarkan Rossi tetap diterapkan pembalap berkebangsaan Italia ini.

Pecco membalap di kelas Moto3 2013-2016 tanpa memenangi gelar.

Dia meraih titel juara dunia Moto2 pada 2018.
Pecco naik ke kelas utama MotoGP sejak 2019 bersama tim Ducati.

Tahun lalu, dia memenangi juara dunia MotoGP.
Pada musim ini Pecco masih memimpin klasemen sementara.

MotoGP akan berlanjut lagi pada Grand Prix (GP) Inggris di Sirkuit Silverstone, 6 Agustus mendatang. (HS-06)

Tak Peduli Rencana Volkanovski

Taj Yasin Minta Peserta Porprov Junjung Tinggi Sportifitas dan Integritas