in

Talud Rumah Warga Wonodri Semarang Ambrol, Diduga Imbas Proyek Selokan

Lokasi talud ambrol di halaman rumah warga Wonodri Joho 3 No.1000 RT 6 RW 3, Kelurahan Wonodri, Semarang Selatan ambrol pada Selasa (27/6/2023) malam.

HALO SEMARANG – Talud yang berada di halaman rumah warga Wonodri Joho 3 No.1000 RT 6 RW 3, Kelurahan Wonodri, Semarang Selatan ambrol pada Selasa (27/6/2023) siang. Pemilik rumah, Dodik Indrayana mengaku kejadian ini diduga karena imbas dari proyek pekerjaan selokan di kampungnya.

“Sudah puluhan tahun gak pernah runtuh. Tapi sejak dua hari ada pekerjaan saluran air jadi runtuh,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Pria berusia 43 tahun itu menyebut akibat peristiwa ini dirinya harus merugi hingga mencapai puluhan juta rupiah. Talud setinggi sekitar 1,5 meter dan tanah halamannya itu roboh hingga menutupi akses jalan warga.

Tiga rumah yang berada di depannya juga terdampak akibat kejadian ini. Untuk mengantisipasi peristiwa susulan, talud yang tersisa ditopang dengan empat kayu panjang.

“Sebetulnya pekerja disini sempat ngomong kalau pekerjaan ini (saluran air) bahaya. Tapi saya gak tahu kenapa kok terus dilanjut pekerjaannya,” terangnya.

Dirinya berharap pemborong bisa bertanggung jawab atas kerusakan ini. Ia meminta agar kerugian yang ia alami segera diganti.

“Pokoknya saya cuman minta ganti rugi saja. Soalnya selama gak ada pekerjaan ini, rumah saya aman-aman saja,” jelasnya.

Sementara itu, saksi mata, Oki menerangkan kejadian ini terjadi sekira pukul 13.00 WIB. Saat itu dirinya sedang nongkrong di depan rumahnya yang berada tepat di lokasi kejadian.

Sebelum kejadian, ia sudah mendengar ada suara retakan. Lalu suara itu berakhir talud runtuh.

“Untung gak ada anak kecil. Saya sama dua teman saya langsung menyelamatkan diri. Tapi runtuhnya pelan-pelan gak langsung bruk gitu,” imbuhnya. (HS-06)

Mahasiswa Ilkom USM Ikut Sosialisasi Aksi Cegah Stunting

Ajak PTKIN Berkolaborasi, Humas Kemenag : Jangan Sampai Tidak Tahu