HALO SEMARANG – Kepala Biro Humas Data dan Informasi (HDI) Kemenag RI, Akhmad Fauzin, mengajak seluruh humas Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKIN), untuk bersinergi dan berkolaborasi, dalam menyampaikan informasi kepada publik tentang program dan kebijakan lembaga, sesuai kerangka acuan di humas Kemenag RI.
Hal itu disampaikan HDI Kemenag RI Akhmad Fauzin, saat menerima audiensi Forum Humas Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), di Kantor Kemenag Jalan Lapangan Banteng Barat No 3-4 Jakarta.
“Humas adalah wadah dan halaman depan Kemenag. Sebagai keluarga besarnya Kemenag, humas PTKIN jangan berpikir ego sektoral. Kita adalah mitra, apa yang menjadi kerangka acuan Humas Kemenag harus menjadi rel dalam menyampaikan informasi kepada publik,” kata Fauzin, Selasa (27/6/2023).
Menurut dia, Humas PTKIN harus mengikuti dinamika yang terjadi. Dia pun memberi contoh ketika Biro HDI sedang mengangkat isu pelayanan haji, humas PTKIN juga harus andil dan peduli.
“Jangan sampai kita tidak tahu isu haji meski berada di kampus,” kata Fauzin, seperti dirilis kemenag.go.id.
Fauzin menambahkan, humas PTKIN memiliki posisi yang strategis, karena berada di lingkup di sekitar pimpinan, yang tidak mengenal waktu dalam bekerja.
Ia pun berharap kepada para Rektor, memiliki afirmasi penuh kepada peran strategis humas lewat dukungan anggaran.
“Jangan sampai humas acara sendiri dan rektor acara sendiri tanpa ada yang meliput dan mendokumentasikan. Jangan sampai pimpinan lepas sendiri sehingga tidak memberikan pencitraan kepada lembaganya,” kata Fauzin.
Menurut Fauzin, penguatan organisasi humas PTKIN, penting dilakukan agar bisa berkembang dan maju terutama setelah terbitnya SK Forum PTKIN yang salah satu amanatnya bisa menciptakan citra positif bagi Kemenag dan menyentuh kepada publik.
Ditegaskan Fauzin, sesuai dengan KMA 788 tahun 2021 tentang pelaksanaan SPBE, semua usulan pembuatan aplikasi di seluruh satuan kerja Kemenag harus seizin dan sepengetahuan Biro HDI.
“Jika satuan kerja membuat aplikasi tanpa izin, HDI bisa melakukan takedown,” tegas dia.
Ketua Forum Humas PTKIN Hayatul Islam mengatakan, forum ini dibentuk untuk menjadi jembatan dan koordinasi dengan stakeholders kehumasan Kemenag, kuhsusnya antara, Biro HDI, Ditjen Pendis, dan pimpinan PTKIN serta dengan seluruh humas PTKIN.
“Saat ini. forum humas PTKIN berjumlah 204 orang dan 50 persen di antaranya adalah ASN,” kata Hayat.
“Kami ingin agar program yang ada di Kemenag bisa cepat tersebar ke seluruh humas di PTKIN. Insya Allah kami siap dalam satu komando,” ujar Hayat. (HS-08)