HALO SEMARANG – 45 hari menuju pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVI Tahun 2023 di Pati Raya, Panitia Besar Porprov Jawa Tengah menggelar rapat pleno di kantor KONI Jateng, kompleks Gelora Jatidiri Semarang, Rabu (21/6/2023).
Dari rilis yang diterima, rapat pleno digelar untuk mencari solusi terkait venue yang dinilai ada kekurangan. Baik kelengkapan pertandingan maupun kekurangan lainnya.
Ketua Umum PB Porprov Jawa Tengah XVI tahun 2023, yang sekaligus Ketua Umum KONI Jateng, Bona Ventura Sulistiana di depan peserta rapat pleno menegaskan, terkait kekurangan venue untuk segera diselesaikan.
“Menghadapi Porprov Jateng 2023 yang sesuai jadwal akan dilaksanakan 5 – 11 Agustus 2023, para pengurus PB Porprov Jateng harus gerak cepat dan selalu melakukan koordinasi, komunikasi dengan panitia daerah atau Sub PB Porprov Jateng di Pati Raya, serta pengprov cabor maupun dengan pihak lain yang terkait. Supaya apabila ada kekurangan bisa segera teratasi,” tandasnya.
Hal tersebut, lanjut Bona Ventura, penting dilakukan. Supaya pelaksanaan Porprov Jateng tahun ini berlangsung sukses, lancar, dan tanpa meninggalkan masalah.
“Kami yakin PB Porprov dan Sub PB Porprov di wilayah Pati Raya serta panitia pendukung yang lain mampu bekerja dengan sebaik-baiknya. Mari kawan-kawan kita sukseskan ajang olahraga multi event empat tahunan ini dengan semangat serta terus menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik,” ujarnya.
Di sisi lain, Bona Ventura mengungkapkan, KONI Jateng telah melakukan berbagai kegiatan sebelum Porprov Jateng ini dilaksanakan. Di antaranya, dengan menerbitkan regulasi aturan, lomba logo dan maskot, pembentukan delegasi teknis atau technical delegate, peninjauan venue, pembentukan tim keabsahan, hingga pembentukan panpel lokal.
“Beberapa kegiatan secara bertahap sudah kami lakukan demi suksesnya pelaksanaan Porprov Jateng XVI di Pati Raya tahun 2023,” ungkapnya.
Sementara itu Wakil Ketua I PB Porprov Jateng, Soedjatmiko berharap, Porprov Jateng menjadi ajang sebuah prestasi dan bukan mencari medali. Dengan kata lain, medali bukan tujuan utama para atlet dari 35 Kabupaten/kota di Jawa Tengah, tetapi lebih kepada sebuah prestasi yang benar-benar diraih dengan fairplay.
Soedjatmiko menjelaskan, Porprov Jawa Tengah XVI tahun 2023 digelar di Pati Raya disebar di enam kabupaten meliputi Kabupaten Pati, Kudus, Rembang, Jepara, Blora dan Grobogan. Selain itu, juga terdapat empat daerah penyangga Porprov meliputi Kabupaten Semarang, Kota Semarang, Kabupaten Magelang dan Kota Surakarta.
“Puluhan venue untuk Porprov Jateng tahun ini kami sediakan di enam kabupaten se-Pati Raya. Yaitu untuk Kabupaten Pati mempertandingan 11 cabor dengan 12 venue, Kudus menggelar delapan cabor dengan sembilan venue, Rembang lima cabor dengan enam venue, Jepara 11 cabor 13 venue, Grobogan enam cabor dengan sembilan venue, dan Blora 11 cabor 14 venue,” bebernya.
Sedangkan Porprov Jateng XVI 2023, mempertandingkan 57 cabor, 70 disiplin cabor, dengan jumlah atlet yang berlaga sebanyak 7.735, jumlah nomor 862, dan jumlah official sebanyak 1.724 orang.
Pada kesempatan yang sama Sekum KONI Jateng, Achmad Ris Ediyanto menambahkan, rapat pleno bertujuan untuk mengkoordinasikan panpel dan mensinkronasikan pelaksanaan Porprov Jateng.
“Sehingga rapat pleno melibatkan beberapa unsur. Di antaranya perwakilan pengurus KONI dari Pati Raya, unsur perangkat daerah Pemprov Jateng, unsur dari TNI dan Polri, serta unsur terkait lainnya,” ujar Ade Oesman sapaan akrabnya.(HS)