HALO SPORT – Meski sudah berusia 80 tahun, Giacomo Agostini tetap kritis dalam urusan balapan.
Agostini adalah juara dunia delapan kali kelas 500cc (kini MotoGP).
Pria asal Italia ini masih mengikuti perkembangan MotoGP 2023.
Giacomo terang-terangan menyanjung eks murid Valentino Rossi, Marco Bezzecchi.
Pembalap tim Mooney VR46 Ducati itu memang tampil luar biasa dalam lima seri sejauh ini.
Bezzechi hanya tertinggal satu poin di belakang Francesco Bagnaia (tim Lenovo Ducati) selaku pemuncak klasemen sementara.
Agostini tak menyangka Bezzecchi bisa tampil melebihi ekspektasi.
’’Saya sebenarnya kurang mengenalnya, tapi performanya membuat saya terkejut,’’ tutur Agostini seperti dilansir dari Motosan.
Menurut dia, Bezzecchi kuat dan bisa membalap dengan baik dalam kondisi trek basah.
’’Dia sungguh bertalenta. Saya juga menyukai Bagnaia,’’ ungkapnya.
Bagnaia juga merupakan mantan murid Rossi.
’’Dia adalah pembalap yang sangat memperhatikan setelan,’’ kata Agostini soal Pecco, sapaan akrab Bagnaia.
Dalam pandangannya, Pecco menjadikan latihan sebagai pelajaran.
Agostini meyakini MotoGP musim ini bakal berlangsung seru.
Persaingan akan semakin panas jika Marc Marquez bisa kembali kompetitif bersama Honda.
‘’Saya penasaran dan ingin menyaksikan keseluruhan musim ini. Jika Marquez kembali kompetitif, itu akan membuat pertunjukan jadi lebih bagus lagi,’’ tegasnya.
Lomba musim ini berlanjut lagi pada Grand Prix (GP) Italia di Sirkuit Mugello, 9-11 Juni mendatang. (HS-06)