in

Enggan Mengantre BBM Bersubsidi, Warga di Kendal Lebih Memilih Membeli di Pertashop

Salah satu Pertashop di Kendal, kini lebih diminati para pembeli BBM yang enggan mengantre di SPBU.

HALO KENDAL – Naiknya harga BBM jenis Pertalite dan Pertamax membuat penjualan BBM jenis Pertamax di sejumlah Pertashop di sejumlah wilayah di Kendal, justru mengalami peningkatan.

Hal ini terjadi karena harga Pertamax di Pertashop sama dengan harga Pertamax di SPBU yaitu Rp 14.500 per liter.

Selain itu, pembelian Pertamax di Pertashop dinilai lebih dekat dari pemukiman warga dan tidak perlu antre. Sehingga pembeli bisa langsung terlayani.

Melansir dari situs resmi Pertamina, Pertashop (Pertamina Shop) adalah outlet penjualan Pertamina berskala tertentu yang dipersiapkan untuk melayani kebutuhan konsumen BBM non subsidi, LPG non subsidi, dan produk ritel Pertamina lainnya dengan mengutamakan lokasi pelayanannya di desa atau di kota yang membutuhkan pelayanan produk ritel Pertamina.

Seperti diungkapkan Prayitno, pedagang keliling yang menggunakan kendaraan roda tiga. Dirinya mengaku, enggan antre lama untuk membeli Pertalite di SPBU.

Selain itu, ia mengaku, dengan Pertamax, tarikan kendaraannya lebih kencang, jika dibandingkan menggunakan Pertalite.
“Kalau beli Pertalite di SPBU harus antre. Saya gak suka antre, kelamaan. Padahal saya jualan keliling, kalau antre malah habis waktunya, ya mending beli Pertamax saja,” ungkap Prayitno, Rabu (28/9/2022).

Sementara naiknya penjualan Pertamax di sejumlah Pertashop di Kendal, terjadi setelah naiknya harga BBM yang resmi diumumkan pemerintah pada Sabtu lalu (3/9/2022).

Seperti dikatakan Mashuri, karyawan Pertashop Ngampel, sejak harga BBM naik, penjualan Pertamax naik menjadi 500 sampai 600 liter per hari.

“Padahal sebelum BBM naik, penjualan Pertamax rata-rata 300 sampai 400 liter per hari,” ujarnya.

Demikian pula disampaikan Tuti, karyawan di Pertashop Sudipayung. Menurutnya, saat ini penjualan Pertamax rata-rata 200 liter sampai 300 liter per hari.

“Padahal sebelum harga BBM naik, rata-rata per hari sekitar 150 liter. Pembelinya banyak yang baru, tapi ada juga yang dari dulu pengguna setia Pertamax,” jelasnya. (HS-06)

Kadus Ngrawan di Kabupaten Semarang Tertusuk saat Berduel dengan Maling

Sabut Hari Rabies Sedunia, Diperpa Kota Pekalongan Siapkan 200 Dosis Vaksin Gratis