in

426 Koperasi di Brebes Himpun 60.368 Anggota dan Serap 1.759 Naker

 

HALO BREBES – Keberadaan ratusan koperasi di Kabupaten Brebes, telah dirasakan manfaatnya dalam pembangunan bidang ekonomi oleh masyarakat.

Hal itu disampaikan Kepala Dinkopumdag Brebes, Sumarno, saat mewakili Penjabat (Pj) Bupati Brebes Iwanuddin Iskandar, dalam tasyakuran menyambut Hari Koperasi Nasional ke-77 Tingkat kabupaten Brebes.  .

Tasyakuran digelar Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kabupaten Brebes, dilanjutkan dengan Seminar Perkoperasian di Pendopo Bupati Brebes, secara langsung dan virtual.

“Peran koperasi dalam perekonomian sekarang ini sudah dirasakan di banyak lini kehidupan masyarakat, seperti mengembangkan kegiatan usaha masyarakat, mengurangi tingkat pengangguran, meningkatkan taraf hidup masyarakat, termasuk turut mencerdaskan bangsa,” kata Sumarno, seperti dirilis brebeskab.go.id.

Lebih lanjut Sumarno menjelaskan, berdasarkan data Kabupaten Brebes Dalam Angka Tahun 2023 yang dirilis BPS Kabupaten Brebes, kontribusi koperasi UMKM dan perdagangan terhadap PDRB Kabupaten Brebes adalah sebesar 16,06 %.

Hal tersebut menunjukan bahwa koperasi UMKM dan perdagangan, mempunyai peran sangat penting dalam menggerakkan roda kabupaten Brebes.

Sumarno menambahkan, sebagai informasi, jumlah koperasi di kabupaten Brebes pada tahun 2024 semester pertama berjumlah 426 koperasi dengan anggota 60.368 orang dan menyerap tenaga kerja sejumlah 1.759 orang.

Untuk total modal koperasi berjumlah Rp 412 miliar,  volume usaha Rp 419 miliar dan memperoleh SHU untuk anggota sebesar Rp 10,7 miliar.

Dalam sambutannya, Sumarno juga menuturkan bahwa Hari Koperasi di Indonesia, pertama kali ditetapkan pada tanggal 12 Juli 1947.

Penetapan tanggal 12 Juli sebagai Hari Koperasi Indonesia merupakan salah satu keputusan dari penyelenggaraan kongres Koperasi I, pada hari itu di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Pada penyelenggaraan kongres ini, ditetapkan beberapa keputusan penting, yaitu mendirikan Sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia (SOKRI).

“Menetapkan gotong royong sebagai asas koperasi, termasuk penetapan tanggal 12 Juli sebagai Hari Koperasi,” ujar Sumarno.

Dia juga mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Brebes terus berupaya untuk mendukung perkembangan dan kemajuan koperasi di Kabupaten Brebes.

Adapun program-program yang dilaksanakan, antara lain pemberdayaan, pengembangan, pengawasan dan pelatihan.

Program dan pengembangan tersebut, dibiayai menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat, APBD Provinsi Jawa Tengah, APBD Kabupaten Brebes, dan CSR sejumlah perusahaan.

“Hal tersebut tentu saja sebagai salah satu bentuk government will Pemerintah Kabupaten Brebes untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di kabupaten Brebes agar lebih sejahtera khususnya melalui koperasi,” tambahnya.

Ketua panitia Peringatan Hari Koperasi Tingkat Kabupaten Brebes, Sunoto Mardi Siswoyo, dalam laporannya menyampaikan, ada beberapa kegiatan dalam perayaan Hari Koperasi.

Kegiatan pertama pada tanggal 8 Juli, sudah dilaksanakan bakti sosial di Desa Bumiayu, Kecamatan Bumiayu Brebes.

Selain itu juga diselenggarakan lomba video kreatif dan lomba mars koperasi, untuk kegiatan tanggal 9 Juli pada hari ini yaitu Seminar Perkoperasian dan dilanjut dengan tasyakuran.

“Untuk tanggal 12 Juli 2024 mendatang akan dilaksanakan kegiatan senam pagi bersama dilanjut jalan sehat,” ujar Sunoto.

Hadir dalam acara itu Ketua Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) kabupaten Brebes, Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi Koperasi Jasa Keuangan (LSP-KJK) Pusat Setyo Heriyanto selaku narasumber perwakilan koperasi se Kabupaten Brebes. (HS-08)

Pemkab Pemalang Segera Cairkan Rp 1,9 M Hibah Tahap I 2024 untuk 101 Penerima

Libatkan Komunitas Pengguna Toyota Raize, Nasmoco Tanam 2.024 Bibit Mangrove di KIW