in

39 Anak Antusias Ikuti Khitanan Massal LAZISNU Kendal

Kegiatan Khitanan Massal yang digelar LAZISNU Kendal, Kamis (29/5/2025).

HALO KENDAL – Sebanyak 39 anak dari berbagai desa/kelurahan di Kabupaten Kendal, antusias mengikuti kegiatan Khitanan Massal yang digelar Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Kendal, Kamis (29/5/2025).

Wajah anak-anak peserta Khitanan Masal nampak ceria karena mengetahui banyak yang mengikuti kegiatan yang digelar di Klinik Pratama NU Pegandon, Kendal.

Wajah mereka pun bertambah ceria saat kegiatan dibuka secara seremonial dan mereka mendapatkan bingkisan dari panitia berupa tas sekolah, sarung, peci, serta uang saku.

Namun suasana berubah ketika satu per satu anak mulai dipanggil masuk ke ruang khitan. Beberapa di antaranya tampak gugup dan ketakutan, bahkan ada yang menutup wajahnya sambil menolak masuk.

Ketua LAZISNU Kabupaten Kendal, Abidin mengatakan, Khitanan Massal yang digelar merupakan bagian dari program tahunan yang rutin dilakukan pihaknya.

“Progam Khitanan Masssal ini sekaligus menjadi bentuk tasaruf atau penyaluran dana umat kepada masyarakat,” ujarnya.

Abidin juga menjelaskan, Khitanan Masal merupakan bentuk kepedulian sosial dan upaya membantu masyarakat Nahdliyin yang belum mampu melaksanakan kewajiban untuk mengkhitan anaknya.

“Ya hari ini ada 39 anak yang disunat. Target awal kita itu 100 peserta, tapi hanya 39 yang mendaftar. Pelaksanaan Khitanan Massal bekerja sama dengan Klinik Pratama NU Pegandon. Harapannya, kegiatan bisa meringankan beban warga NU,” jelasnya.

Sementara salah satu peserta, ananda Danial, mengaku awalnya dia merasa takut. Namun saat disunat dirinya hanya merasa agak sakit dan ada rasa geli. “Awalnya takut, tapi pas disunat cuma terasa agak sakit dan geli,” ujarnya polos.

Sedangkan Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi yang hadir saat kegiatan tersebut mengapresiasi sunatan massal yang digelar LAZISNU Kendal. Ia pun berkesemaptan membagi angpao kepada peserta Khitanan Massal.

“Kami berterima kasih kepada LAZISNU dan semua pihak yang terlibat. Ini bentuk nyata kepedulian sosial yang sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Benny, sunatan massal tak hanya menjadi solusi bagi keluarga kurang mampu, tapi juga menjadi momentum penuh kebahagiaan dan semangat bagi anak-anak Nahdliyin dalam menunaikan kewajiban agama mereka.

Terkait amplop yang dibagi-bagikan kepada peserta sunatan masal, Benny mengaku bahwa itu hanya sebagai kado kecil biasa. “Itu hanya hadiah, obat penenang buat anak-anak peserta biar tidak gugup,” ungkapnya.(HS)

Modus Penipuan Baru Diungkap Polsek Tembalang Kota Semarang, Korban Seakan Diculik

Sebanyak 200.540 Kartu Nusuk Sudah Dibagikan pada Jemaah Haji Indonesia