in

300 Pelajar di Kendal Akan Ikuti Identifikasi Bakat Atlet dari Kemenpora RI

Bimtek Indentifikasi Bakat Cabang Olahraga Unggulan DBON Cabor Atletik di Gedung Mess Atletik Stadion Utama Kendal, Senin (29/4/2024).

HALO KENDAL – Sebanyak 300 pelajar usia 12-15 tahun di Kabupaten Kendal, bakal menjalani kegiatan penjaringan identifikasi bakat atlet untuk cabang olahraga atletik. Kegiatan yang disebut “Talent Identification” digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, menjadi ajang seleksi bibit atlet secara nasional, 30 April – 1 Mei 2024.

Hal tersebut disampaikan Analis Keolahragaan Kemenpora RI, Asisten Deputi Sentra Pembinaan Olahraga Prestasi, Wahyu Eko Prasetyo, di sela-sela kegiatan Bimtek Indentifikasi Bakat Cabang Olahraga Unggulan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Cabang Olahraga Atletik, di Gedung Mess Atletik Stadion Utama Kendal, Senin (29/4/2024).

“Talent Identification ini merupakan terobosan Kemenpora di tahun 2024, kami pilih Kabupaten Kendal karena sebagai bentuk apresiasi yang telah menghasilkan atlet-atlet unggulan di level nasional. Harapannya, kalau kita menemukannya dari awal, yaitu usia 12 – 15 tahun, kita dapat menjaring anak-anak yang akan kita bina sampai level internasional,” ujarnya kepada awak media.

Wahyu menjelaskan, Talent Identification merupakan program internasional dari Kemenpora, yang besok akan mulai dilaksanakan di Kendal dengan peserta tes pembinaan hari pertama diikuti 300 pelajar. Kemudian pihaknya akan mengolah data di hari kedua dengan dilampiri hasil terbaik, dan akan diambil 15 peserta terbaik yang mengikuti tes lanjutan.

“Selanjutnya dari 15 peserta tersebut akan kita ambil 10 peserta atau anak, untuk dibina selama enam bulan, dari Juli hingga Desember. Nah di Desember tersebut akan kami evaluasi, apakah anak-anak tersebut laik untuk masuk ke Cibubur Youth Atletic Training Center, atau sentra latihan olahragawan muda potensial nasional,” jelasnya.

Wahyu menambahkan, untuk kelancaran program tersebut, pihaknya menunjuk klub yang sudah memiliki legalitas dan track record pembinaan atlet cabor atletik. Dirinya menyebut di Kendal ada klub yang bernama Bahurekso.

Dia juga memaparkan untuk kriteria yang diterapkan dalam tes ada sepuluh item. Yaitu untuk Antropometri seperti tinggi badan, berat badan, rentang tangan dan panjang tungkai.

“Kemudian untuk Biomotor, seperti sit and reach, lari sprint 40 meter, sochen belakang, standing broadjump, lari 800 meter dan frekuensi langkah 10 detik,” imbuh Wahyu.

Acara bimtek dibuka Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kendal, Sadtata Hak Azasia Adhi Pradana didampingi Kabid Olahraga, Zen Yukri Iswandaru. Selain jajaran Disporapar, juga hadir perwakilan PB Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), Sekretaris Umum PASI Kendal, Joko Pranawa Adi, serta diikuti puluhan instruktur dan panitia.

Sekretaris Disporapar Kendal dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada jajaran Kemenpora RI, dari PB PASI dan PASI Kendal, dan seluruh peserta bimtek. Dirinya berharap, dengan bimtek, pelaksanaan penjaringan pembibitan atlet untuk cabang olahraga atletik di Kendal berjalan lancar dan sukses.

“Selamat datang kepada Pak Wahyu Eko Prasetyo dari Kemenpora yang sudah hadir beserta jajaran, juga jajaran dari PB PASI dan juga PASI Kendal. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaannya, sehingga memilih Kabupaten Kendal sebagai ajang penjaringan bibit atlet untuk cabang olahraga atletik,” ungkapnya.

Sadtata juga berharap, dengan digelarnya bimtek, para instruktur dan panitia bisa bertugas sungguh-sungguh, sehingga bisa terpilih bibit-bibit atlet yang akan mewakili Indonesia dan berprestasi di kejuaraan atletik dunia.

“Ya harapan kami bukan hanya sepuluh, tapi kalau bisa lebih banyak bibit atlet yang diikuresertakan program Kemenpora ini. Namun sudah ditentukan kuotanya ya harus kita terima. Dan kita patut bangga Kabupaten Kendal dipilih Kemenpora untuk pembibitan calon atlet cabor atletik,” ujarnya.(HS)

Lepas Status Internasional, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang Kini Jadi Airport Domestik

Dukung Timnas U-23 Lolos Olimpiade, Pemkot Semarang Tetap Gelar Nonton Bareng Perebutan Peringkat Ketiga Piala Asia