in

3.524 Bilik Suara dan 1.762 Tinta Logistik Pemilu Diterima KPU Kota Pekalongan

Petugas KPU Kota Pekalongan saat mengecek ribuan bilik suara dan tinta yang telah diterima, di gudang logistik KPU Kota Pekalongan, Kamis (2/11/2023).

HALO PEKALONGAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekalongan telah menerima distribusi dua jenis logistik untuk Pemilu 2024, berupa 3.524 bilik suara dan 1.762 tinta yang tiba di gudang logistik KPU Kota Pekalongan, Jalan Industri Kelurahan Setono, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Kamis (2/11/2023).

Ketua KPU Kota Pekalongan, Fajar Randi Yogananda menerangkan, untuk jumlah bilik suara yang telah diterima sebanyak 3.524 buah tersebut, nantinya akan dibagikan kepada 881 tempat pemungutan suara (TPS) se-Kota Pekalongan, di mana masing-masing TPS terdapat empat bilik suara.

“Sementara, untuk jumlah tinta yang sudah tiba sebanyak 1.762 buah yang masih tersegel. Untuk tinta sendiri, angka penghitungannya didapat dari 881 TPS dikali 2, per TPS akan ada 2 buah tinta,” terangnya dalam rilis yang diterima halosemarang.id, Kamis (2/11/2023).

Fajar mengatakan, saat ini pihaknya tengah menunggu logistik lain yang belum datang, yaitu kotak suara dan kabeltis untuk segel kotak suara. Sembari menunggu tahapan penetapan calon peserta Pemilu 2024 tanggal 3 November 2023 dan setelah itu apakah ada sengketa atau tidak.

“Selebihnya, untuk pengadaan logistik seperti plastik, dilakukan pengadaan di tingkat lokal. Untuk kotak suara sendiri nantinya berjumlah 4.413 buah dengan berbahan karton duplex tahan air. Di mana, asumsinya 881 TPS dikali 5 jenis pemilihan suara ditambah di kecamatan masing-masing ada 2, jadi ditambah 8 buah,” tambahnya.

“Kami menjamin untuk keamanan gudang logistik KPU ini sudah dijaga ketat oleh petugas internal kami dibantu jajaran pihak kepolisian. Terima kasih kepada jajaran kepolisian yang telah membantu mengamankan gudang logistik KPU di sini untuk menyongsong Pemilu 2024 yang kondusif,” tandasnya.

Fajar menambahkan, untuk petugas keamanan disiagakan 24 jam yang terbagi dalam tiga shift, dengan masing-masing shift selama delapan jam. Menurutnya, di lokasi gudang KPU Kota Pekalongan selain dijaga ketat, juga mudah aksesnya untuk keluar masuk logistik pemilu, dan bebas dari banjir dan rob.

Untuk merangkainya, lanjut Fajar, pihaknya masih menunggu ketika semua logistik sudah siap semua.

“Bilik suara dan kotak suara tidak ada tambahan, kami juga sudah mengecek logistik yang sudah tiba tidak ada kerusakan. Sementara ini, kami masih menganut prinsip tepat jumlah logistik agar tidak ada kasus penyalahgunaan logistik dari oknum yang tidak bertanggungjawab,” pungkasnya.(HS)

Kota Semarang Raih Juara Pengelolaan Penataan Ruang Kabupaten/Kota Terbaik se-Jawa Tengah

Mulai 1 November, DayTrans Layani Rute Bandara Ahmad Yani Semarang-Solo