HALO KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal menyalurkan bantuan sosial Sambungan Listrik Murah dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah Wilayah Semarang-Demak, kepada masyarakat kurang mampu yang ada di wilayah Kendal.
Acara penyaluran digelar Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Kabupaten Kendal, dengan mengundang perwakilan 13 desa dari 5 kecamatan, di Gedung Abdi Praja Setda Kendal, Senin (4/12/2023).
Kepala Seksi Energi, Cabang Dinas ESDM Wilayah Semarang-Demak, Yan Herwindo Arita mengatakan, bantuan diserahkan kepada 13 desa yang ada di wilayah Kecamatan Weleri, Kecamatan Ringinarum, Kecamatan Pageruyung, Kecamatan Sukorejo dan Kecamatan Patean.
Dijelaskan, bantuan yang disalurkan untuk 158 titik sambungan yang direalisasikan di Kendal tersebut merupakan bantuan sosial sambungan listrik murah untuk warga kurang mampu tahun anggaran 2023.
“Syaratnya warga yang berdomisili di Jawa Tengah, belum mempunyai KWH meter di rumahnya dan rumah yang dihuni adalah milik sendiri, tanah juga milik sendiri bukan tanah menumpang atau rumah sewa. Kemudian dia (penerima) harus terdaftar dalam DTKS (data terpadu kesejahteraan sosial) dari Kementerian Sosial, dan harus masuk data base BDT-nya PT PLN,” jelas Yan.
Ditegaskan, program akan terus berjalan tiap tahunnya, selama masih ada warga miskin yang tidak mempunyai sambungan listrik di rumahnya.
“Untuk bantuan yang disalurkan berupa pemasangan sambungan listrik berdaya 450 VA bersubsidi, di 158 titik yang ada di Kabupaten Kendal,” tandas Yan.
Sementara Kepala Baperlitbang Kendal melalui Sekretaris, Sapto Setiawan, berharap program bantuan sosial Sambungan Listrik Murah dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas ESDM bisa bermanfaat bagi masyarakat kurang mampu yang belum memiliki sambungan listrik.
“Kami berharap program ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, dan kami yakin program bermanfaat bagi masyarakat. Karena listrik itu merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat. Semoga di tahun 2024 nanti lebih banyak lagi penerima program bantuan sosial dari ESDM Provinsi Jawa Tengah,” ungkapnya.
“Jadi program ini, akan mengurangi beban pengeluaran dari masyarakat. Sehingga, harapan kami jumlah angka kemiskinan di Kabupaten Kendal menurun. Karena program ini cukup lumayan untuk membantu menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Kendal,” imbuh Sapto.
Sedangkan Kepala Desa Ringinarum, Kecamatan Ringinarum, Kendal, Muhadi mengatakan, ada 37 kepala keluarga (KK) di wilayahnya yang mendapatkan bantuan sambungan listrik murah.
“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Kendal yang telah menyalurkan program ini. Sehingga bisa bermanfaat bagi warga desa kami yang belum memiliki sambungan listrik, dan semoga ke depannya ada program serupa,” ungkapnya. (HS-06)