in

110 Warga Kendal Dilaporkan Terpapar Covid-19

HALO KENDAL – Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, per tanggal 11 November 2022, 110 warga dilaporkan terpapar positif Covid-19.

Meski kasus positif mulai naik signifikan, namun Plt Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Parno mengaku Kendal masih dalam kondisi aman Covid-19.

“Gejala tidak terlalu berat, dan hari ini belum ada yang meninggal dunia di Kabupaten Kendal. Insya-Allah, Kendal tetap aman Covid-19,” ungkapnya, usai mengikuti upacara Hari Kesehatan Nasional, di Alun-alun Kendal, Sabtu (12/11/2022).

Hal itu menurut Parno, tak lepas dari sosialisasi dan pelaksanaan vaksinasi oleh para tenaga kesehatan, dan partisipasi masyarakat.

Ia juga menyebut, untuk para pasien positif Covid-19, kekebalan tubuhnya bagus, karena seluruhnya sudah mejalani vaksinasi penuh.

“Dosis kita yang pertama mencapai 90 persen, dosis kedua mencapai 80 persen, dan dosis ketiga mencapai 30 persen,” ujarnya.

Sementara, sebagian besar warga yang terpapar menjalani isolasi mandiri, sedangkan lainnya harus menjalani perawatan di RSUD dr Soewondo Kendal.

Direktur RSUD dr Soewondo Kendal, dr Saikhu mengatakan, meningkatnya kembali kasus Covid-19 di Kendal menyebabkan jumlah tempat tidur yang disediakan untuk pasien Covid-19 kembali terisi.

“Di Ruang Bougenville ada 12 tempat tidur. Enam sudah terisi pasien. Jadi di ruang itu masih tersisa enam bed,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah pasien positif Covid-19, pihaknya sudah menyiapkan beberapa ruang khusus. Seperti di ruang Pinnere dengan kapasitas sembilan tempat tidur penuh dengan pasien Covid-19.

Sedangkan di ruang bersalin pasien Covid-19 yang disediakan enam tempat tidur, telah terisi empat pasien Covid-19.

“Bahkan, tadi pagi juga ada laporan dari petugas yang menyampaikan ada pasien baru sejumlah 19 orang,” imbuh Saikhu.

Sementara di RSI Muhammadiyah Kendal di Weleri, sampai hari ini belum satupun merawat pasien Covid-19.

Humas RSI Muhammadiyah Kendal, Farid Hermawan mengatakan, mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 diakhir tahun 2022 yang susah diprediksi, telah ditindaklanjuti pihak RSI dengan menggelar rapat pimpinan.

“Kami sudah menggelar rapat. Intinya kami ini siap untuk kembali merawat pasien Covid-19 jika memang ditunjuk oleh Dinkes Kendal,” katanya.(HS)

Ganjar: Pesantren Cetak Santri yang Mampu Membawa Kemajuan Bangsa

Jokowi Tekankan ASEAN-India Harus Jadi Penjaga Stabilitas dan Kemakmuran di Indo-Pasifik