in

10 Tahun, Aset Koperasi Berkah Jaya di Batang Meningkat 700 Kali Lipat

Kantor KSP Berkah Jaya Desa Ponowareng, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (23/5/2023). (Foto : batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Berkah Jaya, dalam waktu 10 tahun, berhasil melipatgandakan aset hingga lebih dari 700 kali.

Awalnya, koperasi yang dibentuk pada 2013 lalu itu, hanya bermodal Rp 5 juta dari Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan PT Bhimasena Power Indonesia (BPI).

Namun kini, atau setelah 10 tahun dikelola, aset KSP tersebut sudah mencapai Rp 3,866 miliar.

Keberhasilan KSP Berkah Jaya, diceritakan konsultan koperasi tersebut, Yusuf Jaelani, di Kantor KSP Berkah Jaya Desa Ponowareng, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (23/5/2023).

“Kami bergerak untuk melayani jasa keuangan bagi warga terdampak pembangunan PLTU 2×1.000 MW, dengan jumlah anggota sebanyak 3.242 orang,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id.

Dia menjelaskannya, aset KSP Berkah Jaya, kini menembus Rp 3,866 miliar. Hal itu dicapai dalam jangka 10 tahun atau sejak tahun 2013 dengan modal awal Rp 5 juta.

“Dari aset tersebut, KSP Berkah Jaya Ponowareng yang berdiri tahun 2013, berhasil mencatatkan hasil usahanya atau Sisa Hasil Usaha (SHU) pada 2022 mencapai Rp 88.233.499,” jelasnya.

Keberhasilan KSP Berkah Jaya tidak lepas dari PT BPI yang memberikan pendampingan hingga menunjuk Koperasi Mitra Dhuafa (Komida) sebagai mitranya.

“Koperasi ini mendapat pendampingan PT BPI melalui CSRnya untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM), pengelola dan para anggotanya melalui bimbingan teknis sejak tahun 2023 hingga Desember 2022,” ungkapnya.

Dukungannya mulai pra-pendirian, perizinan, peresmian, pelatihan dan pendampingan.

Sementara itu, Dedi (31) warga Desa Ponowareng mengaku, menjadi anggota koperasi sejak KSP Berkah Jaya berdiri di tahun 2023.

Ia meminjam uang koperasi untuk usaha es campur yang berlokasi di depan koperasi tersebut.

“Untuk pinjam di koperasi senilai Rp5 juta, uangnya saya gunakan untuk pengembangan usaha es campur dan kebutuhan anak sekolah,” ujar dia. (HS-08)

Dinas Ketahanan Pangan Jateng Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang

Pemkot Semarang Bakal Rehab Taman Kota Abdulrahman Saleh