HALO KUDUS – Atlet tenis meja asal Kabupaten Kendal Yazkia Ainun Nisa (13) menyatakan siap meraih prestasi dalam kompetisi Sukun Youth Series 2025-2026 yang akan berlangsung dalam tiga seri hingga tahun depan, di Sukun Sport Center, Kudus.
Menurut Yazkia, selain menambah pengalaman, juga yang dibutuhkan bagi atlet adalah untuk menambah jam terbang. Sebab, dirinya bisa memantau kapasitas atlet lain.
“Saya sering ikut kejuaraan, dan saya merasa siap mengikuti kompetisi. Karena ini sangat membantu buat mencari pengalaman bagi saya. Semoga olahraga tenis meja semakin maju,” ungkap Yazkia, yang berasal dari klub PTM Mahardika Semarang, Sabtu (12/7/2025).
Ia pun mengaku, akan mengikuti jejak kakaknya Luluk yang menyabet medali perunggu di ajang Kejuaraan Tenis Meja Youth 2025 zona 5 sebagai bagian dari Indonesia Pingpong League (IPL) 2025.
Kompetisi Sukun Youth Series 2025-2026 diikuti 23 klub tenis meja dari sembilan provinsi di Indonesia, yang dibuka secara simbolis oleh Manajer Distribusi PT Sukun Wartono Indonesia, Helmi Tasan Wartono, Jumat (11/7/2025).
Menurut Helmi, Sukun Youth Series merupakan bentuk komitmen untuk mendukung pembinaan atlet muda. Kompetisi ini diyakini akan menjadi wadah melahirkan bibit-bibit potensial yang kelak bisa mengharumkan nama bangsa di level nasional bahkan internasional.
“Ajang ini bukan sekadar kompetisi, tapi juga ruang pengembangan bagi para atlet muda dari berbagai daerah. Kami ingin membangun semangat berprestasi sekaligus menjunjung nilai-nilai sportivitas dan kerja keras,” ujarnya.
Adapun 23 klub yang mengikuti, yaitu PTM Ganendra, PTM Sukun, PTM Visitama, PTM Onic Sport, PTM New Candi, PTM TMM Academy, PTM Mahardika, PTM BTTC Purworejo, PTM Hebat, PTM Dwi Bengawan, PTM AAPC Pontianak, PTM BRK PTM Pemalang, PTM Bintang Muda, PTM SCM TTC Lampung, PTM Punglor Sleman, PTM Pupuk Kaltim, PTMSI Banjarnegara, PTMSI Kudus, SKO Surakarta, Stoni Bekasi, PB Pelatnas Indonesia, PPOP DKI dan CLS Surabaya.
Helmi berharap ke depan jumlah seri bisa ditambah, supaya semakin banyak klub dan atlet yang berkesempatan ikut berpartisipasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, termasuk sponsor dan panitia, yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan ini. Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas. Kemenangan itu penting, tapi proses dan semangat juang adalah yang utama,” ungkapnya.
Sementara itu, Frengki Setyo Prabowo selaku Ketua Panita Sukun Youth Series 2025-2026 menjelaskan, kompetisi ini digelar selama tiga hari pada (11-13/7/2025). Selama laga, ada tiga kelompok umur yang dimainkan, yakni U13, U15, dan U19 putra dan putri.
Di KU 13 terdapat dua divisi. Yakni divisi utama yang dihuni tujuh klub puta dan enam klub putri. Selain itu ada divisi conference putra yang terdiri dari 11 klub dan lima klub putri.
Di divisi utama (putra/putri) dua peringkat terbawah otomatis terdegradasi ke Conference. Sedangkan dua terbaik di divisi conference akan naik ke divisi utama di seri selanjutnya.
Demikian pula di KU 15 putra Divisi Utama yang dihuni 6 klub. Sedangkan Divisi Conference ada lima klub.
Sementara KU-15 putri tidak ada degradasi karena hanya satu divisi, yakni divisi utama yang dihuni tujuh klub. Sitem non degradasi ini juga berlaku di KU 19 putra (10 klub) dan KU 19 putri (7 klub). Di KU 19 (pa/pi) ini hanya ada satu divisi yakni divisi utama.
Sukun Youth Series ini juga akan digelar selama tiga seri di tahun 2025/2026. Seri I digelar tanggal 11-13 Juli 2025. Kemudian Seri II akan digelar tanggal 31 Oktober 2025-2 November 2025. Sementara Seri III akan digelar 6-8 Februari 2025. (HS-06)